17 June 2021, 16:15 WIB

Ajak Masyarakat Peduli Pasien Kanker


Mediaindonesia.com | Humaniora

Dok.Natur
 Dok.Natur
YKI berkolaborasi dengan Natur untuk membantu pasien kanker.

KANKER masih menjadi salah satu penyakit yang menyumbang angkat kematian tertinggi di Tanah Air. Seperti dilansir dari Global Burden of Cancer Study (Globocan) kasus penyakit kanker di Indonesia terdapat 18,1 juta dalam kurun waktu dua tahun terakhir dengan kasus kematian 9,6 juta.

Angka itu membuat Indonesia berada di urutan ke-8 kasus penyakit kanker di Asia Tenggara. Menurut data Kementerian Kesehatan, kasus kanker terbanyak adalah kanker paru, kanker hati, kanker payudara dan kanker leher rahim.

Baca juga: Kematian Tinggi, Kanker Paru Harus Menjadi Prioritas Nasional

Para penderita kanker biasanya menjalani kemoterapi. Salah satu efek samping dari cara pengobatan kemoterapi adalah kerontokan rambut. Kerontokan rambut terjadi tergantung pada dosis atau jenis kemoterapi yang didapat. Hal ini menjadi kepedulian bagi brand perawatan rambut, Natur Hair Care.

Untuk itu melalui program Share and Care, Natur Hair Care mengajak Teman Natur di Instagram memposting produk mereka senilai Rp50,000,- yang artinya sudah menyumbang untuk pembuatan rambut palsu.

“Kami berterima-kasih atas kerjasama yang sudah berlangsung ini. Hal ini menjadi bentuk kepedulian bagi anak-anak milenial terhadap pasien kanker di Indonesia,” ujar Ketua Yayasan Kanker Indonesia, Prof. Aru.

Dengan canggihnya teknologi saat ini, donasi bisa dilakukan dalam berbagai bentuk. Salah satunya adalah dengan #ShareandCare.  Dalam pertemuan tersebut juga dijelaskan bahwa kanker tidak hanya ada satu macam saja tetapi juga ada berbagai macam.

“Kanker dampaknya bukan hari ini kena dan besok langsung sakit, tetapi adalah sebuah kebiasaan yang terbentuk akibat pola hidup 10-15 tahun. Apa yang kita konsumsi, polusi dan banyak faktor lainnya jadi penyebab timbulnya kanker,” ujar Humas dari Yayasan Kanker Indonesia, Pratiwi.

“90% kejadian kanker itu karena environment sedangkan keturunan hanya 10%. Faktornya dari kebiasaan dan pola hidup,” sambut Prof. Aru.

YKI juga mengajak anak-anak muda untuk mulai aware dengan kanker sejak dini. Mulai dengan gaya hidup yang Natur-al, mengurangi makan-makanan instan dan berolahraga secara rutin. Selain itu, YKI juga mengajak anak-anak muda bisa mulai membantu para penderita kanker di Indonesia dengan aktif membantu program-program yang dijalankan YKI. (RO/A-1)

BERITA TERKAIT