22 May 2021, 19:05 WIB

Kuliah Kerja Nyata, IPB Sebar 3.513 Mahasiswa ke Seluruh Indonesia


Zubaedah Hanum | Humaniora

IPB University
 IPB University
Rektor IPB University Arif Satria

LEMBAGA Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IPB University akan menerjunkan 3.513 mahasiswanya untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) IPB University 2021. 

Rektor IPB University, Prof Arif Satria dalam sambutannya saat pembekalan kegiatan yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (21/5), mengamanatkan sejumlah pesan kepada ribuan mahasiswa dan dosen yang akan melaksanakan KKNT IPB University 2021.

"Pelajaran-pelajaran di lapangan merupakan pelajaran berharga. Jadikan berbagai hal yang ditemukan di lapangan adalah sekolah dan guru kita. Jadikan alam dan lingkungan sebagai sekolah sementara masyarakat, petani, pemuda, peternak adalah guru kita,” ujarnya dilansir dari laman IPB University, Sabtu (22/5).

Selain membawa ilmu, kata Arif, modal lain yang penting dimiliki mahasiswa ialah sikap humble (rendah hati). "Ilmu kita bukan segala-galanya, masyarakat memiliki knowledge luar biasa, kearifan lokal yang luar biasa. Sehingga humble merupakan modal penting pembelajar," pesannya.

Dari pelaksanaan KKNT ini, rektor berharap kehadiran IPB University semakin dirasakan oleh masyarakat. Ia menyatakan, keberadaan mahasiswa di lokasi KKNT diharapkan tidak hanya sekedar untuk transfer teknologi. 

"da take and give sehingga masyarakat dan mahasiswa juga IPB University sebagai institusi meninggalkan kesan yang bermakna. Saya berharap mahasiswa dapat memberi semangat baru dan menginspirasi. Bangkitkan semangat pelajar di desa untuk membangun daerahnya. Semangat agar anak-anak desa punya cita-cita juga punya kemauan. Saya berharap mahasiswa dapat berkontribusi dalam menyebar inspirasi, menebar optimisme. Sehingga anak desa punya mimpi besar dalam hidupnya,” imbuhnya.

Wakil Kepala LPPM bidang Pengabdian Kepada Masyarakat IPB University Sofyan Sjaf menjelaskan KKNT rencananya akan diikuti oleh 3513 mahasiswa di 153 kabupaten/ kota. Ada 129 kelompok yang ditempatkan di Bogor dan 288 kelompok di lokasi lain.

“Peta sebaran wilayahnya adalah Jawa ada di 86 kota/kabupaten, Sumatera ada di 42 kota/kabupaten, Malaysia ada di 8 kota/kabupaten, Kalimantan ada di 6 kota/kabupaten, Sulawesi ada di 4 kota/kabupaten, Bali/Maluku/Nusa Tenggara/Papua ada di 7 kota/kabupaten,” jelasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT