17 May 2021, 15:43 WIB

Wisma Atlet Bersiap Hadapi Potensi Lonjakan Kasus Pascamudik


Hilda Julaika | Humaniora

MI/ Vicky Gustiawan
 MI/ Vicky Gustiawan
RSD Wisma Atlet Kemayoran.

PANGDAM Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurrachman tengah mengantisipasi potensi lonjakan kasus covid-19 pasca mudik lebaran Idul Fitri. Pihaknya pun melakukan pemantauan dan kesiapan RSD Wisma Atlet dalam menghadapi potensi ledakan kasus covid-19 tersebut.

Pihaknya beserta Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, memantau kesiapan personel untuk pengamanan, tenaga medis, hingga sarana dan prasarana kesehatan.

Baca juga: Selama Larangan Mudik, Penumpang KA Jarak Jauh Turun 83%

“Dan ke depan kita antisipasi dengan adanya arus mudik lebaran bisa akan terjadi lonjakan-lonjakan kasus positif sehingga ini kita harus antisipasi lebih awal. Oleh karenanya kesiapan yang saat ini kita cek baik tenaga kesehatan maupun unsur pengamanan, kami cek di sini dengan Kapolda Metro Jaya,” katanya, Senin (17/5).

Hari ini (17/5), pihaknya dan sejumlah petugas melakukan pengecekan langsung ke rumah sakit. Khususnya untuk Tower 5 dan Tower 6 untuk mengecek secara langsung para pasien di sana. Selain itu, turut memberikan semangat kepada para pasien covid-19 yang masih dirawat.

Pihaknya pun mengingatkan kembali agar para pengaman dan tenaga kesehatan untuk mengantisipasi lonjakan kasus covid-19. Sehingga nantinya tidak menghadapi situasi yang serba dadakan serta telah siap menghadapi kemungkinan lonjakan kasus tersebut.

“Saya rasa itu yang perlu saya sampaikan sekali lagi saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit TNI dan Polri yang pengabdiannya sungguh luar biasa. Kita sama-sama mengabdi untuk bangsa dan negara dan untuk rakyat yang kita cintai bersama. Terima kasih,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan kepolisian dari berbagai sektor berupaya untuk menjaga masyarakat dari penularan covid-19. Serta gencar melakukan skrining kesehatan bagi warga yang hendak kembali ke Jakarta.

“Kami sedang melakukan upaya-upaya untuk menjaga masyarakat agar tidak tertular dengan melakukan screening. Jadi kerja kita ini merupakan kerja yang sistematis. Teman-teman yang di teritorial melakukan upaya-upaya screening, lalu teman-teman yang di sini adalah yang melakukan tugas-tugas treatment (perawatan),” ungkapnya.

Dengan menjalankan tugas masing-masing tersebut, pihaknya berharap pekerjaan dari hulu ke hilir ini bisa berjalan dengan maksimal. Dengan tujuan mendukung kebijakan pemerintah dalam upaya menangani pandemi covid-19. (OL-6)

BERITA TERKAIT