16 May 2021, 18:00 WIB

Satgas Minta Pengecekan di Perbatasan Sumatera-Jawa Diperketat


Andhika Prasetyo | Humaniora

Antara/Ardinsyah
 Antara/Ardinsyah
Petugas memeriksa kelengkapan dokumen perjalanan mobil yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung

KETUA Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo menginstruksikan seluruh personel gabungan di area penyekatan arus balik lebaran terutama di perbatasan Jawa dan Sumatera untuk bertindak cermat dan tegas.

Hal itu harus dilakukan agar virus di satu daerah tidak menyebar ke daerah lain karena mobilisasi masyarakat.

"Jangan sampai terjadi fenomena pingpong. Virus dibawa bolak-balik. Kalau itu terjadi, pandemi tidak akan selesai-selesai," ujar Doni melalui keterangan resmi, Minggu (16/5).

Saat ini, tingkat penularan di Jawa cenderung lebih rendah ketimbang di Sumatera. Jangan sampai pergerakan masyarakat dari Sumatera membawa virus yang akan membuat angka kasus di Jawa meningkat.

Baca juga : Ini Aturan Pengetatan Perjalanan Pasca Mudik Lebaran

"Jangan sampai keteledoran petugas di perbatasan atau di area penyeberangan membuat virus ikut menyeberang ke Jawa melalui aktivitas arus balik Lebaran," ucapnya.

Sebelumnya, pihak Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) mencatat pada periode 22 April hingga 15 Mei 2021, sebanyak 440.012 orang menyeberang dari Jawa ke Sumatera. 

Artinya, kata Doni, jumlah itu pula yang diperkirakan akan kembali menyeberang ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung.

"Semua penyeberang harus dipastikan telah menjalani tes PCR. Yang terkonfirmasi positif tidak akan diputar balik tetapi langsung dikarantina di fasilitas yang sudah disediakan," jelasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT