16 May 2021, 16:29 WIB

Vaksinasi Besar-besaran Dilakukan Pada Pertengahan Tahun


Anggitondi Martaon | Humaniora

Antara
 Antara
Ilustrasi

PEMERINTAH berkomitmen menyukseskan program vaksinasi covid-19. Rencananya, vaksinasi besar-besaran dilakukan pada pertengahan tahun ini.

"Akan dimulai pada Juni, kita akan mulai jalan (vaksinasi covid-19 besar-besaran)," kata Deputi II Kantor Staf Kepresidenan Abetnego Tarigan program Crosscheck #FromHome by Medcom.id bertemakan Tsunami Kerumunan Lebaran 2021, Minggu (16/5).

Dia berharap rencana ini berjalan lancar. Sehingga, angka vaksinasi pada semester kedua tahun ini meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Jauh lebih besar dari semester sebelumnya," ungkap dia.

Dia mengakui target vaksinasi covid-19 pada semester pertama belum mencapai target. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor.

Baca juga : Ini Formula Cegah Lonjakan Kasus Covid-19

Di antaranya, kata Abet, embargo yang dilakukan oleh India. Sebab, salah satu negara yang memproduksi vaksin itu mengalami peningkatan kasus covid-19.

"Kemarin ada embargo dari India maka target (vaksinasi) kita meleset," sebut dia.

Selain itu, partisipasi masyarakat masih belum maksimal. Hal ini membuat program vaksinasi cenderung melambat.

"Tantangan kita selain suplay, tantangan kita itu partisipasi aktif masyarakat," ujar dia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menargetkan penyuntikan vaksin covid-19 lebih dari 500 ribu dosis per hari setelah lebaran. Jumlah penerima vaksin sempat menurun saat Ramadan.

"Target kita tingkatkan sampai dengan 500-600 ribu per hari," kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia , Minggu (16/5). (OL-2)

 

BERITA TERKAIT