08 May 2021, 20:58 WIB

AsetKu Berikan Bantuan ke Panti Sosial Terdampak Pandemi Covid-19


mediaindonesia.com | Humaniora

Ist
 Ist
Penyerahan sumbangan dari AsetKu untuk sejumlah panti asuhan, panti sosia, panti jompo, dan panti remaha  di Jakarta. 

SUDAH lebih dari setahun masyarakat Indonesia mencoba hidup berdampingan dengan virus covid-19. Begitu banyak industri yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

Tak hanya sektor industri, organisasi nirlaba atau non-profit seperti panti jompo, panti asuhan, panti sosial remaja, dan disabilitas juga merasakan dampak dari pandemi.

Menyadari hal ini, fintech Peer to Peer Lending (P2P) AsetKu bergerak memberikan bantuan untuk panti di sekitar Jakarta.

AsetKu memberi bantuan berupa kebutuhan primer dan sekunder diberikan kepada Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Sasana Tresna Werdha Jelambar, Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3, Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya, dan Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin.

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya Dra.Rita Winarti, pemerintah masih memberikan bantuan dana kepada panti di tengah pandemi tetapi porsinya tidak seperti biasanya karena dana difokuskan untuk mengatasi pandemi Covid-19.

“Selama pandemi warga binaan semakin bertambah. Selama kapasitas panti masih ada kami tidak bisa menolak,” jelasnya.

“Jadi selain dana dari pemerintah, kami juga saling gotong royong untuk keperluan panti dan adanya bantuan dari masyarakat memang sangat diperlukan. Karenanya kami merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan ini,” ujar Rita.

Bantuan yang diberikan AsetKu beragam sesuai dengan kebutuhan mendesak dari tiap panti tetapi mayoritas kebutuhan mendesak saat ini berupa peralatan kebersihan.

Selain paket kebersihan yang berisikan hand sanitizer, disinfectant, 3.500 pcs sarung tangan, 26.250 pcs masker medis, dan 42.000 tisu wajah, juga diberikan 375 sachet bubur bayi, keperluan mencuci, dan mandi, serta bantuan dana tunai Rp52 juta.

Dana tunai tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan fasilitas panti seperti teralis tangga, renovasi lapangan, perbaikan pintu kamar dan pembelian obat-obatan serta keperluan warga binaan lainnya.

Selain itu peralatan untuk menunjang berlangsungnya aktivitas panti juga diberikan seperti 4 unit air conditioner, 5 unit  laptop, 2 unit kipas angin, serta 1 gerobak sampah.

“Sebelum pandemi memang segala kebutuhan warga binaan dipenuhi oleh pemerintah dari kepala hingga kaki, namun semenjak pandemi ini dana itu digunakan untuk kebutuhan primer saja,” katanya.

“Jadi kalau ada fasilitas rusak, atau keperluan aktivitas warga binaan seperti laptop belum bisa terpenuhi saat ini, ya jadi semenjak pandemi ini aktivitas juga agak terbatas,” terang Rita Winarti.

Direktur AsetKu Andrisyah Tauladan mengatakan panti jompo, panti asuhan, panti sosial remaja dan disabilitas juga perlu jadi perhatian instansi dan masyarakat khususnya di kondisi pandemi seperti saat ini. 

“Panti jompo dan panti sosial lainnya juga pasti merasakan dampak dari pandemi ini. Terlebih lagi mereka harus memikirkan ribuan nyawa warga binaan sosial yang tentu gak mudah di tengah kondisi ini,” katanya.

“Karena itu bantuan ini jadi bentuk kepedulian kami kepada panti sosial dan semoga dapat menggerakkan masyarakat dan instansi lain untuk ikut membantu,” pungkas Andrisyah.

Asetku merupakan platform peer to peer lending (P2PL) di Indonesia sejak Oktober 2017. Berada di bawah naungan PT Pintar Inovasi Digital, Asetku memberikan kemudahan kembangkan dana hanya melalui aplikasi Asetku yang tersedia di Google Play dan App Store.

Sebagai platform yang menghubungkan dana Pemberi Pinjaman kepada peminjam personal loan, Asetku terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per Desember 2018 dengan nomor S-1110/NB.213/2018. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT