02 May 2021, 07:34 WIB

Dewan Pers Minta Jurnalis Tolak Parsel Lebaran di Luar Pemberian K


Candra Yuri Nuralam | Humaniora

ANTARA/Arnas Padda
 ANTARA/Arnas Padda
Karyawan menyusun parsel yang dijual di salah satu toko di Makassar, Sulawesi Selatan.

DEWAN Pers menghimbau seluruh jurnalis menolak bingkisan jelang Hari Raya Idul Fitri di luar pemberian kantor. Penolakan pemberian bingkisan diperlukan untuk menjaga independensi jurnalis.

"Dewan Pers mengimbau semua pihak untuk tidak melayani permintaan tunjangan hari raya (THR), bingkisan, atau sumbangan terkait Hari Raya Idul Fitri," kata Ketua Dewan Pers Mohammad Nuh melalui keterangan tertulis, Sabtu (1/5).

Dewan Pers juga meminta seluruh kementerian atau instansi untuk tidak memberikan parsel dalam bentuk apapun ke jurnalis. Kementerian atau instansi juga diminta tegas menolak permintaan oknum jurnalis mau pun media yang meminta parsel Idul Fitri.

Baca juga: Ngabuburit di Perpustakaan Minim Peminat

"Hal ini untuk menghindari penipuan dan penyalahgunaan profesi wartawan oleh para oknum yang mengaku-ngaku sebagai wartawan, organisasi wartawan, organisasi perusahaan media, atau pun media," ujar Nuh.

Dewan Pers juga meminta seluruh instansi dan kementerian berhati-hati dengan orang yang mengaku wartawan dan meminta uang THR. Nuh yakin jurnalis asli tidak akan meminta-minta seperti itu.

"Apabila mereka (jurnalis palsu) meminta dengan cara memaksa, memeras, dan atau bahkan mengancam, sebaiknya mencatat identitas atau nomor telepon atau alamat mereka dan melaporkannya ke kantor polisi terdekat," tegas Nuh. (OL-1)

BERITA TERKAIT