02 May 2021, 06:35 WIB

Bergerak Ciptakan Ekosistem Pendidikan Lebih Baik


Ata/I-1 | Humaniora

MI/SUMARYANTO
 MI/SUMARYANTO
Mendikbud Nadiem Makarim bersama Slank. 

TAHUN ini merupakan tahun kedua Hari Pendidikan Nasional dilalui beriringan dengan adanya pandemi covid-19. Namun demikian, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan hal tersebut tidak boleh melunturkan semangat Indonesia untuk terus menciptakan eksosistem pendidikan yang lebih baik dari masa ke masa. Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Pendidikan Nasional tahun ini, yakni Serentak bergerak mewujudkan merdeka belajar.

"Kita harus serentak bergerak bangkit lagi kita udah dapat berbagai macam musibah tahun ini dari kesehatan, ekonomi, psikososial. Jadi kita harus bahu-membahu karena hal itu akan mengakselerasi jiwa pemulihan kita," kata Nadiem dalam acara Vaksin untuk Indonesia yang ditayangkan di Metro TV, Jumat (30/4), yang dipandu grup musik Slank.

Nadiem menyatakan berbagai musibah yang menimpa Indonesia dan terpaksa mengubah tatanan dunia pendidikan justru harus menjadi pembelajaran yang berarti, khususnya bagi para orangtua.

"Saat ini banyak orangtua yang akhirnya menyadari bahwa peran mereka secara langsung penting di pendidikan anak," ucapnya.

Selain itu, pembelajaran juga didapatkan para guru, bahwa mereka harus terus melakukan inovasi dalam kegiatan belajar-mengajar.

 

Orangtua harus aktif

Nadiem juga mengungkapkan orangtua harus ambil peran besar dalam menentukan keputusan untuk anak-anaknya kembali lagi melaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah.

"Masalah pembelajaran tatap muka ini semua orangtua harus mengambil inisiasi sendiri," kata Nadiem.

Nadiem memaklumi banyak orangtua yang tentunya khawatir terkait dengan adanya rencana PTM. Namun demikian, ia kembali menegaskan bahwa keputusan untuk mengikutsertakan atau tidak anak-anak pada PTM merupakan hak dari orangtua masing-masing.

"Keputusan itu ada di orangtua masing-masing. Masing-masing pasti mengenal anaknya, bagaimana karakteristik dan level pemahamannya. Sekolah tidak bisa memaksa sekolah tatap muka," ungkapnya.

Program Vaksin untuk Indonesia tayang di Metro TV setiap Jumat, pukul 20.05. Dalam tayangan itu, Slank bukan saja bertukar cerita dengan para pejuang covid-19, melainkan juga bernyanyi bersama dengan sejumlah lagu andalan mereka. (Ata/I-1)

BERITA TERKAIT