23 April 2021, 05:30 WIB

Balai POM NTT Uji Sampel Takjil


PO/H-2 | Humaniora

MI/Palce Amalo
 MI/Palce Amalo
Balai POM NTT uji sampel takjil.

BALAI Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), melakukan uji terhadap puluhan sampel takjil untuk berbuka puasa, kemarin.

Upaya itu dilakukan untuk memastikan masyarakat terlindungi dari zat berbahaya saat berbuka puasa, seperti boraks, formalin, rhodamin B, dan metanyl yellow.

Pengujian sampel dilakukan di mobil laboratorium keliling yang ditempatkan di antara pedagang takjil di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Kupang. Sekitar 100 pedagang takjil menempatkan dagangan mereka di trotoar depan gereja untuk berjualan takjil.

Sampai pukul 16.00 Wita, petugas sudah menguji 17 sampel, tetapi tidak ditemukan zat berbahaya maupun formalin. "Pengujian masih berlangsung, tetapi sejauh ini makanan yang diuji aman dari bahan berbahaya," kata Iman, petugas laboratorium Balai POM Kupang.

Sukarti Rusman, salah satu penjual takjil di lokasi tersebut, mengaku tidak pernah menggunakan bahan berbahaya. "Saya gunakan pewarna makanan, bukan pewarna pakaian," katanya. (PO/H-2)

BERITA TERKAIT