14 January 2021, 03:50 WIB

Penyebab Anies dan Khofifah tidak Ikut Vaksinasi Covid-19


Selamat Saragih | Humaniora

ANTARA/Aditya Pradana Putra
 ANTARA/Aditya Pradana Putra
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria tidak ikut dalam vaksinasi covid-19 tahap pertama. Soalnya, Anies dan Ariza berstatus sebagai penyintas covid-19 sehingga tidak termasuk kriteria orang yang bisa divaksin dalam tahap pertama.

"Pak Anies, saya (Ariza), Bu Khofifah yang pernah terpapar covid-19 belum diperkenankan divaksinasi," ujar Ariza saat ditemui di Lobi Lotte Mart, Ciputra World, Kuningan Jakarta Selatan, Rabu (13/1).

Meski belum bisa disuntik vaksin covid-19, Ariza sapaan akrab Ahmad Riza Patria mengaku pada prinsipnya dia dan Anies siap apabila dimungkinkan untuk menjalani vaksinasi.

Ariza mengaku siap menjadi contoh seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo atau Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang sudah disuntik vaksin covid-19. Dalam seremoni vaksinasi nanti, kata Ariza, gubernur dan wakil gubernur DKI diwakili pejabat yang dapat disuntik vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi di DKI Jakarta, kata Ariza, terjadi pemunduran jadwal satu hari dari 14 menjadi 15 Januari 2021. Perubahan jadwal itu mempertimbangkan banyak tokoh masyarakat di DKI Jakarta melakukan ibadah puasa.

"Tadinya kami akan mulai hari Kamis, tapi hari Kamis banyak tokoh-tokoh yang puasa Senin-Kamis, akhirnya disepakati Jumat tanggal 15 pagi akan diberikan oleh yang berhak duluan yaitu unsur dari petugas kesehatan dan tokoh-tokoh masyarakat," kata Ariza. (OL-14)

BERITA TERKAIT