10 December 2020, 07:30 WIB

Menumbuhkan Minat Baca Dengan Gerakan PM


Media Indonesia | Humaniora

Dok. Kominfo Lampung Barat
 Dok. Kominfo Lampung Barat
     

                           

 

 

GERAKAN literasi di Kabupaten Lampung Barat terus bertumbuh kembang. Ini tak lepas dari komitmen Pemerintah Kabupaten Lampung Barat yang tertuang dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 19 tahun 2018 tentang gerakan literasi daerah serta terbentuknya Gerakan Literasi Daerah (GLD) yang diketuai Partinia Parosil Mabsus.

Inovasi terbaru yakni diluncurkannya Gerakan Pagi Membaca (Gerakan PM) dan perpustakaan keliling satu kali dalam sepekan yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah.

Gerakan PM merupakan program yang diluncurkan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat tak terkecuali pegawai di lingkungan pemkab setempat, perangkat daerah hingga kecamatan dan pekon. Setiap Rabu pagi, sebelum pelaksanaan aktivitas seperti biasa, akan diawali dengam Gerakan PM.

Program Gerakan PM ini tak mengharuskan para pegawai untuk membaca di perpustakaan daerah, melainkan bisa memanfaatkan pula buku-buku bacaan di kantor mereka.

Untuk program perpustakaan keliling, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah akan melayani masyarakat tiap Rabu pagi melalui tiga unit mobil perpustakaan keliling, dan tiga unit bentor, dengan ratusan buku yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibaca.

Program lainnya yang akan digulirkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah pada tahun ini yakni e-library yang didasari UU Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.E-library nantinya bisa diakses melalui ponsel android dengan mengunduh aplikasi e-pusda pada google play. E-library memuat ribuan buku dari berbagai kategori.

Melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Pemkab Lambar juga telah melakukan kampanye literasi masyarakat, penambahan koleksi buku, pertemuan antarpenulis, mendatangkan penulis buku terkenal, pembinaan perpus pekon, pelayanan perpustakaan keliling, serta menggelar lomba cerita bahasa Lampung.

Selain itu, penguatan gerakan literasi di sekolah juga bakal dilakukan dengan pembinaan perpustakaan untuk mengetahui minat baca dan kampanye kepada anak-anak sekolah untuk mengunjungi perpustakaan.

Saat ini untuk koleksi bahan pustaka dan layanan informasi berupa buku di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Derah, sudah mencapai 27.981 buku, serta koleksi dari 2008- 2019 yang terdiri atas 11.264 judul. (RO/S3-25)

BERITA TERKAIT