29 November 2020, 04:40 WIB

Keseruan Gowes di Dunia Maya


(Medcom.id/I-1) | Humaniora

MI/ADAM DWI
 MI/ADAM DWI
GOWES SERU PEDULI GURU: CEO Media Group Mirdal Akib (kiri) melepas rombongan gowes bareng Medcom Virtual Fun Bike

ACARA Virtual Fun Bike yang merupakan acara utama HUT ke-3 Medcom.id telah digelar pada Sabtu (28/11). Acara bersepeda ini memiliki konsep baru yang unik yang diterapkan di tengah pandemi covid-19.

Virtual Fun Bike fokus menampilkan keseruan gowes di dunia maya. Sekitar 400 peserta yang tersebar di seluruh Indonesia bisa mengunggah kegiatan mereka bersepeda ke akun media sosial masing-masing dengan tagar # Medcomvirtualfunbike untuk menyemarakkan acara itu.

Tak hanya bersenangsenang, Medcom.id juga berkomitmen membantu guru honorer dengan mengusung tema Terus memberi arti. Uang pendaftaran akan disisihkan untuk membantu guru honorer yang kesulitan di tengah pandemi ini.

“Karena di tengah pandemi, kami masih meraba-raba apakah memang untuk acara seperti ini tidak hanya akan menimbulkan kerumunan yang memang dihindari, tapi juga kami merasa acara nya ini ialah acara sehat,” kata CEO M edcom. id, Kania Sutisnawinata, di Tangerang, Sabtu (28/11).

“Karena memang di tengah suasana pandemi ini, kami mengubahnya menjadi konsep virtual. Karena virtual, ramainya itu di online. Jadi kepada 400-an peserta di seluruh Indonesia, mereka bisa melakukan gowes ini di mana pun mereka berada, tapi yang pasti keseruannya itu mungkin bisa ditangkap di media sosial,
jadi kurang lebih begitu konsepnya,” jelasnya.

“Acara ini mengajak masyarakat untuk ikut gowes sehat. Tapi ada unsur sosialnya juga, jadi kami mengajak masyarakat yang ikut Medcom Virtual Fun Bike ini untuk peduli dengan nasib guru honorer, yakni uang pendaftaran kami sisihkan untuk guru honorer yang membutuhkan,” pungkasnya.

Berkembang pesat


CEO Media Group, Muhammad Mirdal Akib, optimistis Medcom.id mampu menjadi portal digital terbesar di Indonesia. Menurutnya, Medcom.id memiliki modal
yang tepat untuk berkembang.

“Iya usia Medcom.id 3 tahun, tapi pertumbuhannya mungkin sama dengan media online yang berusia 10 tahun atau 15 tahun. Itu harus diapresiasi,” ujar Mirdal ketika ditemui di Alam Sutera, Sabtu (28/11).

“Jadi melihat ke depan kita optimistis, apa yang dicitacitakan pendiri Medcom.id agar bisa menjadi ekosistem digital terbesar di Indonesia, bukan cuma mimpi,” pungkasnya. (Medcom.id/I-1)

BERITA TERKAIT