23 November 2020, 14:01 WIB

Pemerintah akan Kurangi Jatah Cuti Bersama Bulan Desember


Andhika prasetyo | Humaniora

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
 ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy

KHAWATIR menjadi pemicu penyebaran covid-19 dalam jumlah besar, pemerintah berencana mengurangi jatah cuti bersama akhir tahun ini. Arahan tersebut datang langsung dari Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (23/11).

"Terkait masalah libur, cuti bersama akhir tahun termasuk libur pengganti cuti bersama hari raya Idul Fitri, Bapak Presiden memberi arahan supaya ada pengurangan," ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dalam keterangan pers usai rapat terbatas, Senin (23/11).

Baca juga: Pangdam Jaya Pastikan DKI Aman danTindak Masyarakat yang Membandel

Kepala negara, sambung Muhadjir, juga meminta pihaknya segera menggelar rapat koordinasi antarkementerian/lembaga untuk membahas pemangkasan libur atau cuti bersama akhir tahun tersebut.

Wacana peniadaan cuti bersama akhir tahun sedianya juga telah dilontarkan Satgas Penanganan Covid-19 beberapa pekan lalu. Kebijakan tersebut akan dilakukan jika masih banyak masyarakat yang abai dalam menjalankan protokol kesehatan dan kasus aktif terus bertambah.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan libur Hari Raya Natal pada 24-25 Desember. Kemudian, dilanjutkan cuti bersama akhir tahun pada 28-31 Desember sebagai pengganti libur Hari Raya Idul Fitri yang lalu. Libur masih berlanjut sampai 1 Januari 2021 yang jatuh pada Jumat.(OL-4)

BERITA TERKAIT