14 June 2020, 16:30 WIB

4 Jurnal Kampus Islam Indonesia Raih Scopus Quartile Terbaik


Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora

Ilustrasi
 Ilustrasi
Jurnal kampus Islam terbaik

EMPAT dari lima jurnal Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Indonesia yang terindeks Scopus berada pada level Q1 (Quartile 1) Scimaco Journal and Country Rank (SJR), terungkap dari hasil ranking jurnal tahun 2019 yang dirilis pada 11 Juni 2020.

SJR adalah alternatif untuk melihat impact factor (IF) yang merupakan standar pengukuran kualitas jurnal yang mengacu pada science citation index (SCI) dari Thomson Reuters. Ada empat kategori yang dibuat, yaitu Q1, Q2, Q3 dan Q4, berdasarkan kelompok bidang ilmu yang dinaungi jurnal.

Empat Jurnal PTKIN berada pada level Q1 yaitu Journal of Indonesian Islam (JIIs)-UINSA dengan SJR 0.201, Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS)-IAIN Kudus dengan SJR 0.199, Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies (IJIMS)-IAIN Salatiga dengan SJR 0.174, Studia Islamika-UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan SJR 0.171. Sedangkan satu jurnal lain berada pada Q2 yaitu Al Jami’ah-UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan SJR 0.150.

Pegiat Jurnal PTKI Khoirun Niam mengatakan, saat ini ada 50 jurnal Indonesia yang terindeks di Scimago Journal & Country. Namun, hanya enam jurnal yang memiliki peringkat Q1, dan empat di antaranya berasal dari PTKIN. Keempat jurnal tersebut fokus pada kajian Islam sebagai bidang keilmuan yang digarap.

“Hal ini menunjukkan kontribusi nyata Islam Indonesia dalam kancah akademis global,” kata Khoirun Niam dalam pernyataan tertulis, Minggu (14/6).

Baca juga :Karena Covid, Wisuda Sekolah Dilakukan Drive Thru

Plt Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini merupakan capaian yang membanggakan yang patut disyukuri agar menjadi penyemangat bagi PTKIN lainnya.

"Kerja keras ahirnya membuahkan hasil, saya dengan bangga mengucapkan selamat kepada pengelola jurnal tersebut yang dengan penuh dedikasi telah melakukan yang terbaik. Semoga yang lain segera menyusul,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Agama Islam Arskal Salim, dia berharap, pencapaian ini dapat memotivasi jurnal lainnya di lingkungan UIN, IAIN dan STAIN untuk meraih peringkat yang serupa.

"Prestasi luar biasa ini adalah buah hasil kerja keras dan dedikasi yang panjang dari seluruh pihak yang terlibat langsung dalam proses peningkatan kualitas publikasi di PTKI dalam beberapa tahun terakhir,” tuturnya.

Editor in Chief Studia Islamika, Azyumardi Azra mengaku optimis capaian ini akan berdampak positif bagi peningkatan perkembangan kajian keislaman di Indonesia. Para penulis, dosen, dan peneliti akan berupaya untuk meningkatkan kualitas tulisannya masing-masing sehingga dapat diterbitkan di jurnal-jurnal imiah bereputasi internasional.

“Tentunya ini akan memperkuat Indonesia sebagai kiblat perkembangan kajian keislaman di dunia,” tandasnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT