28 January 2022, 10:59 WIB

Nia Dinata Gadeng Artis Papan Atas untuk Serial Turut Berduka Cita


Basuki Eka Purnama | Hiburan

Instagram @wetvindonesia
 Instagram @wetvindonesia
Sutradara Nia Dinata (tengah)

SUTRADARA Nia Dinata kini sedang menggarap serial kolaborasi pertamanya dengan WeTV yang berjudul Turut Berduka Cita. Serial itu dibintangi sejumlah artis papan atas  yaitu Luna Maya, Tora Sudiro, Ersa Mayori, Atiqah Hasiholan, hingga Oka Antara.

Nia Dinata, saat konferensi pers, dikutip Jumat (28/1), mengatakan dipilihnya nama-nama besar tersebut untuk membintangi serial terbaru itu  bukan tanpa alasan.

"Kalo bagi aku, yang terpenting siapa yang bisa merepresentasikan karakter itu. Kita casting kurang lebih saat draft pertama udah jadi semua, jadi kan udah dapet bayangan. Yang paling bisa memprediksikan itu yang kita pilih dan berjodohnya sama mereka," kata Nia Dinata.

Baca juga: Serial Satire Turut Berduka Cita Tayang di WeTV

Sementara itu, produser Sunil Samtani menambahkan pihaknya sangat mementingkan kualitas saat memproduksi serial Turut Berduka Cita sehingga pemain-pemain yang dipilih pun tentu harus dapat memerankan karakter dengan sangat baik.

"Menurut saya, di tengah suasana covid-19 ini, kita ingin memberikan produk tayangan yang dapat dinikmati, membuat tertawa, terharu, menangis. Di situ kami berdiskusi mengenai casting dan pemain-pemain inilah yang terpilih," ujar Sunil.

Kalau untuk budget sih relatif ya, karena nomor satu itu kualitas dan bagaimana kita bisa menarik penonton," lanjut dia.  

Nia Dinata kemudian memuji kemampuan akting para pemain Turut Berduka Cita dan menilai mereka memiliki chemistry yang luar biasa.

Turut Berduka Cita menjadi serial kolaborasi pertama antara Nia Dinata dan WeTV Indonesia. 

Nia mengaku kolaborasi tersebut merupakan proyek yang menyenangkan baginya untuk mengawali 2022.

"Selain menyenangkan, juga mengharukan karena bisa reunian dengan beberapa artis seperti Tora Sudiro, Jihane Almira, Luna Maya, dan Ersa Mayori," kata Nia.

Mengangkat genre komedi satire, Turut Berduka Cita bermula dari kematian Rauf Affan, seorang pebisnis yang berpengaruh di masyarakat. Dia merupakan bapak tiga anak dan tiga cucu. Hari pertama, ketiga, ketujuh, dan ke-40 setelah kematian Rauf adalah saat-saat krusial untuk menguak rahasia dan perasaan mendalam masing-masing anggota keluarga yang ditinggalkan.

"Semoga Turut Berduka Cita bisa mendapatkan banyak penonton lewat WeTV yang juga bisa mengangkat cerita keluarga yang sangat Indonesia, namun memiliki pesan cerita yang sangat universal," pungkas Nia. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT