24 June 2021, 22:54 WIB

Army of the Dead Tunjukkan Momen Martha di BvS Masuk Akal


Henry Hokianto | Hiburan

AFP/Amy Sussman.
 AFP/Amy Sussman.
Sutradara Zack Snyder dan istri sekaligus produser Deborah Snyder.

SALAH satu adegan dalam film Army of the Dead karya Zack Snyder membuktikan bahwa momen Martha yang kontroversial di Batman v Superman: Dawn of Justice pada 2016 jauh lebih masuk akal daripada versi revisi yang diajukan para kritikusnya. Army of the Dead menandai kembalinya Zack Snyder ke genre zombie setelah debut di genre aksi-horor 2004 dengan film Dawn of the Dead.

Dilansir dari situs screen rant, Setelah perilisan film di Netflix itu, Snyder memperoleh beberapa ulasan terbaik. Tapi sang sutradara berhasil menemukan waktu yang tepat untuk membenarkan (dan bahkan mungkin sedikit mengolok-olok) momen paling kontroversial di Batman v Superman: Dawn of Justice.

Adegan di Army of the Dead, Nora Arnezeder menembak Burt Cummings di kaki. Burt lantas memohon untuk hidupnya dengan berkata, "Tolong, aku punya ibu." Wanita Prancis tersebut membalas permohonan itu dengan mengatakan, "Semua orang punya ibu."

Ternyata adegan tersebut dapat digunakan untuk menjelaskan saat Batman ingin membunuh Superman yang tak berdaya. Superman meminta tolong kepada Batman, "Selamatkan Martha." Banyak pengamat mengkritik ungkapan Superman itu yang dapat mengubah Batman seketika menjadi temannya.

Mereka menganggap adegan itu lebih masuk akal jika Superman berkata, "Selamatkan ibu saya," daripada, "Selamatkan Martha." Namun Army of the Dead membuktikan adegan permohonan Superman kepada Batman itu tidak akan berjalan dengan baik melalui cara lain.

Namun, intinya Batman ada karena keinginan Bruce secara metaforis untuk menyelamatkan ibundanya, Martha. Dia mungkin tidak selalu mengungkapkannya seperti itu, tetapi dorongan untuk mengenakan Batsuit merupakan hasil dari trauma masa kecilnya.

Oleh karena itu, Superman menyebut nama Martha akan menjadi pemicu bagi Bruce. Seperti ditunjukkan oleh Army of the Dead, hanya menyebut ibu tidak akan mampu menjadi pemicu untuk Bruce. Terlebih lagi, Martha merupakan kata terakhir yang didengar Bruce dari mulut ayahnya sebelum mati.

Mendengar nama ibunya juga membuat Bruce menyadari betapa jauhnya dia dari jalannya sampai-sampai Martha lain terancam mati karena perbuatannya. Batman sadar setelah kaget mendengar nama ibunya disebut Superman dan dijelaskan Lois Lane bahwa Martha nama ibu Superman.

"Aku akan membuat janji, Martha tidak akan mati malam ini," jawab Batman kepada Superman untuk menyelamatkan Martha. Ini puncak dari pertarungan itu bahwa Batman kembali ke jalurnya. Gagasan Superman memiliki seorang ibu tidak akan menjadi perkataan yang mengejutkan bagi Batman. Tapi kontekstualisasi tindakannya yang diberikan oleh Superman dengan mengatakan, "Anda membiarkan dia membunuh Martha," menyerang langsung ke trauma yang mendefinisikan seluruh keberadaan Batman. (OL-14)

BERITA TERKAIT