06 June 2023, 15:06 WIB

Tingkatkan Investasi di Sumatra, Kadin Bersama Apkasi dan IBA Kembangkan Pusat Promosi Investasi Terpadu


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

Dok. Kadin
 Dok. Kadin
Ajang  Kadin-APKASI Investment Forum Regional Sumateraā€¯ pada tanggal 2 Juni 2023 di Kota Batam.

KAMAR Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seleuruh Indonesia yang didukung International Bussiness Asscociation (IBA) serta Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggenjot peluang investasi di kawasan Sumatra.

Dukungan itu ditunjukkan dengan digelarnya Kadin-APKASI Investment Forum Regional Sumatera untuk mengembangkan kawasan Sumatra melalui kolaborasi antar pemerintah dan sektor swasta.

“Dengan membuka peluang investasi yang aman dan terpercaya, kita dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan juga membangun masa depan kawasan Sumatra yang lebih kuat. Kadin Indonesia siap untuk berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi demi tercapainya tujuan bersama ini,” ujar Arsjad.

Baca juga : BSI dan SMF Perkuat Pembiayaan Perumahan Lewat EBA Syariah

Wakil Ketua Umum Bidang Otonomi Daerah Kadin Sarman Simanjorang yang juga Direktur Eksekutif APKASI, mengatakan Kawasan Sumatra memiliki sumber daya alam yang kaya untuk berinvestasi, baik di sektor kelautan, pertanian, pariwisata, energi, pertambangan, hingga infrastruktur.

“Kami berkomitmen untuk memfasilitasi kegiatan investasi di daerah, salah satunya dengan membangun Pusat Promosi Investasi Terpadu (PPIT). PPIT ini nantinya akan menjadi center of investment, sebuah wadah bagi para potensial investor untuk datang dan mencari peluang investasi, khususnya di Kawasan Sumatera,” jelas Sarman.

Baca juga : Perusahaan Penyedia SDM, Reeracoen Lakukan Rebranding Jadi Gaweku

Sarman menjelaskan, PPIT dapat digunakan dan dimanfaatkan oleh seluruh pemerintah kabupaten yang ada di kawasan Sumatera sebagai sarana untuk mempromosikan komoditi dan investasi unggulannya, seperti kelapa sawit, karet, hasil kayu, minyak bumi, timah, bauksit, batu bara dan gas alam. 

Sumatra sendiri terkenal dengan pengolahan hasil bumi, terutama kelapa sawit yang banyak terkonsentrasi di Lampung, Sumatera Selatan, Jambi, Riau, dan Sumatera Utara.

“Karena adanya PPIT ini akan mempermudah para pembeli maupun investor untuk mencari peluang investasi hingga bernegosiasi bisnis. Tak hanya itu, mereka juga mudah untuk mendapatkan informasi awal mengenai potensi daerah tujuannya,” ucap Sarman.

Sarman menambahkan, jika PPIT akan berpusat di kota Batam karena dekat dengan Singapura. Hal ini dikarenakan banyak calon investor yang berada di Singapura sehingga dapat memudahkan mereka untuk mendapatkan informasi mengenai peluang investasi di sebuah daerah. 

“Jadi para calon investor ini nantinya tidak perlu berkunjung ke sebuah daerah tersebut jika ingin mendapatkan informasi lebih mengenai peluang investasi daerah itu. Cukup berkunjung ke PPIT dan mereka sudah bisa mendapatkan data-data yang diinginkan. Para petinggi kabupaten yang ingin menjadi bagian dari PPIT dapat menghubungi 
APKASI”, jelas Sarman.

Sebagai penutup, acara ini dihadiri oleh 15 Bupati bersama Kepala Dinas daerah terkait dan sekitar 40 investor dari Korea, Taiwan, Hongkong, Singapura, Malaysia, Jerman, Inggris, Thailand, dan Republik Rakyat Tiongkok secara hybrid. (RO/Z-5)
 

BERITA TERKAIT