06 June 2023, 09:01 WIB

Kinerja Bentoel 2022, Dari Raih Laba Rp1 T hingga Datangkan Investasi Baru


Raja Suhud | Ekonomi

Dok.Ist
 Dok.Ist
RUPS Tahuan PT Bentoel International Investama Tbk

 

Di tengah berbagai tantangan eksternal akibat kenaikan cukai dan dampak Covid19, PT Bentoel Internasional Investama Tbk (Perseroan) berhasil membukukan laba kotor secara konsisten selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2020.

Pada  2022 lalu, Perseroan berhasil mencetak laba kotor sebesar Rp1 triliun , meningkat 20 % dibandingkan dengan laba kotor pada tahun sebelumnya. Selain itu, Perseroan juga berhasil mendatangkan investasi baru ke Indonesia melalui relokasi kapasitas produksi dari Singapura ke Malang, di mana keseluruhan kapasitas tambahan tersebut diperuntukkan untuk produkproduk ekspor. Penambahan kapasitas produksi ini sekaligus memperkuat posisi Perseroan sebagai pusat ekspor di BAT Group, dengan total negara tujuan ekspor
sebanyak 21 negara pada tahun 2022.

William Lumentut, Presiden Direktur PT Bentoel Internasional Investama Tbk. mengatakan bahwa perseroan terus berkomitmen untuk mendukung program-program Pemerintah dalam berbagai bidang. 

"Pada  2022, Perseroan telah berhasil melakukan ekspor produk-produk berkualitas tinggi kami ke 21 negara tujuan ekspor. Jumlah tersebut merupakan peningkatan yang pesat dari sebelumnya yang hanya berjumlah 8 negara di tahun 2016. Pencapaian ini tentunya turut memberikan
kontribusi pada peningkatan pendapatan ekspor negara dan pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam RUPST Perseroan, Senin (5/6). 

Dukungan terhadap program pemerintah juga diwujudkan melalui berbagai inisiatif ESG. Dalam bidang lingkungan, saat ini Perseroan telah 100 % menggunakan energi listrik terbarukan dari penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan pembelian Renewable Energy Certificate (REC). Perseroan juga telah melakukan daur ulang terhadap 100 % limbah produksi dan rumah tangga yang dihasilkan dari aktivitas produksi. Di samping itu, Perseroan juga menjadi satu dari sedikit perusahaan di Indonesia yang berhasil meraih sertifikasi
AWS (Alliance for Water Stewardship), sebuah standar global untuk penatagunaan air secara bertanggung jawab.

Dalam bidang sosial, Perseroan terus berkomitmen membantu pengembangan masyarakat di sekitar tempat Perseroan beroperasi, salah satunya melalui donasi pupuk kompos hasil daur ulang kepada para petani di Malang Raya. 

William Lumentut mengatakan sebagai korporasi yang bertanggung jawab, kami senantiasa menempatkan ESG diposisi terdepan dalam setiap kegiatan bisnis kami. Kami berkomitmen untuk menjaga lingkungan, berkontribusi kepada masyarakat, dan mengelola perusahaan
dengan prinsip tata kelola yang baik. 

Melalui upaya ini, kami ingin menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi lingkungan, masyarakat, dan pemangku kepentingan kami. Bersama-sama, kita dapat mewujudkan masa depan yang berkelanjutan dan berkualitas untuk semua," tandasnya. 

Sehubungan dengan pengunduran diri Widyo Rulyantoko sebagai Direktur,  Perseroan menyampaikan susunan direksi sebagai berikut yakni  Presiden Direktur dijabat  William Lumentut dengan didampingi dua direktur yaitu  Thomas Christian dan  Dinar Shinta Ulie. (E-1)

BERITA TERKAIT