14 May 2023, 09:50 WIB

Ini Kisah Penerima Bantuan Motor Listrik Pertama


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok.Ist
 Dok.Ist
GM Selis  Houtsma Simon dan Nureman saat menyerahkan stnk motor listriknya.

Pemerintah telah mengalokasikan bantuan bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan motor listrik sebesar Rp7 juta. 

Sejumlah syarat diberikan bagi penerima bantuan, yang persyaratannya telah ditetapkan pemerintah.  Masyarakat tinggal mendaftarkan NIK-nya saja untuk melakukan verifikasi syarat penerima bantuan. 

Seperti yang dikisahkan Nureman yang  merupakan orang pertama yang mendapatkan motor listrik (molis)  Selis dengan menggunakan bantuan pembelian motor listrik dari Pemerintah.  Nureman membeli Selis E-Max dengan satu baterai Lithium dengan harga on the road Rp13.499.000,-.

Ia bercerita bahwa proses untuk mendapatkan motor listrik terjangkau cukup  mudah. “Saya datang ke Selis Center Grand Wisata dan dijelaskan syaratnya. Kemudian saya memberitahukan mendapatkan BPUM dan diberitahukan syaratnya itu saja. Data yang diminta nama, alamat, dan NIK," ujar Nureman di kediamannya, Tambun Selatan, Jawa Barat, 

Ia merasa senang bisa membeli motor listrik  jauh lebih murah dari motor listrik konvensional. Bahkan, motor listrik dari Selis bisa lebih hemat karena biaya charge baterainya hanya Rp2.500-an yang dapat digunakan sejauh 60 km.

Ia pun menambahkan bahwa syarat untuk memperolah bantuan ini tidak menyusahkan. Skema untuk mendapatkan bantuan pemerintah di Selis memang hanya perlu melampirkan NIK. Setelah itu, proses pengecekan di sistem akan dilakukan oleh Selis. Sistem yang dimaksud adalah Sisapira yang sudah terpusat dan disediakan oleh Kementrian Perindustrian untuk mendukung pembagian motor listrik dengan bantuan dari Pemerintah. 

"Jika konsumen dinyatakan mendapatkan bantuan, tim kita juga yang akan hubungi dan meminta foto KTP. Data berupa foto KTP ini akan kita gunakan untuk mengurus STNK untuk konsumen,” jelas Houtsma Simon selaku General Manager Selis pekan lalu. 

Nureman sendiri merupakan seorang pemilik usaha dengan nama Warung Mpok Menor yang berada di Tambun Selatan, Bekasi. Dirinya  sudah berwirausaha sejak  2002. Dengan motor listrik, ia  berharap mendapatkan keuntungan lebih banyak karena  lebih hemat untuk biaya operasioanal. Apalagi motor listrik ini juga akan digunakan untuk berbelanja kebutuhan berjualan.

Motor listrik Selis E-Max ini juga digunakan Nureman untuk berkendara sehari-hari dan mengantar cucu ke sekolah. Dengan motor listrik Selis E-Max,  dirinya sudah berpartisipasi dalam menjaga lingkungan karena telah menggunakan motor listrik yang tidak mengeluarkan gas emisi.

Adapun  Selis sendiri  sudah memproduksi kendaraan listrik dari 2011. Selain itu, memiliki jaringan penjualan dan service yang tersebar di seluruh Indonesia. Sehingga memberikan rasa aman bagi pemiliknya. Sebagai pemilik motor listrik Selis, Nureman bergabung dalam komunitas Selis Owner Club yang mendapatkan diskon service dan sparepart sampai dengan 10%. (RO/E-1)

BERITA TERKAIT