18 April 2023, 21:09 WIB

Perusahaan Jasa Keuangan Inggris EY PHK 3.000 Pekerja di AS


Wisnu Arto Subari | Ekonomi

AFP/Gabriel Bouys.
 AFP/Gabriel Bouys.
Logo EY (Ernst & Young), firma jasa profesional multinasional di Madrid.

RAKSASA jasa keuangan Inggris, EY (Ernst & Young), akan memangkas 3.000 pekerja AS. Alasannya, kelebihan kapasitas di perusahaan tersebut. Pekan lalu EY membatalkan rencana untuk membagi unit audit dan penasihatnya.

"Setelah menilai dampak dari kondisi ekonomi saat ini, tingkat retensi karyawan yang kuat, dan kelebihan kapasitas di beberapa bagian perusahaan kami, kami telah membuat keputusan bisnis yang sulit untuk memisahkan sekitar 3.000 karyawan AS yang mewakili kurang dari 5% tenaga kerja AS kami," kata seorang juru bicara EY, Senin (17/4).

Langkah tersebut dilakukan setelah EY menghentikan reorganisasi yang direncanakan, bernama Project Everest. Ini bertujuan mempercepat pertumbuhan dan menghindari konflik kepentingan.

Baca juga: Raksasa Telekomunikasi Swedia Ericsson Tingkatkan Rencana Penghematan

Perubahan itu ditentang oleh cabang perusahaan di AS. EY mengatakan PHK, "Ialah bagian dari manajemen bisnis kami yang sedang berlangsung dan bukan hasil dari tinjauan strategis yang baru saja diselesaikan," kata juru bicara itu.

PHK mengikuti perampingan baru-baru ini di perusahaan akuntansi dan konsultan besar lain. Konsultan teknologi Accenture mengumumkan pada Maret bahwa mereka memangkas 19.000 pekerja atau 2,5% dari tenaga kerjanya. KPMG dan McKinsey juga telah mengumumkan PHK baru-baru ini. (AFP/Z-2)

BERITA TERKAIT