20 January 2023, 08:50 WIB

Great Eastern Rilis Produk Asuransi Kecelakaan dan Jiwa Sekaligus


Budi Ernanto | Ekonomi

DOK IST
 DOK IST
Peluncuran Great Accident and Life Protection.

SEIRING dengan dicabutnya PPKM, terlihat ada peningkatan mobilitas masyarakat di setiap kota di Tanah Air. Dengan demikian akan muncul pula potensi kecelakaan saat melakukan perjalanan.

Melihat hal tersebut, Great Eastern General Insurance Indonesia bersama dengan Great Eastern Life Indonesia meluncurkan produk asuransi Great Accident and Life Protection. Kehadirannya dimaksudkan sebagai wujud dari komitmen untuk memenuhi kebutuhan perlindungan dari kecelakaan.

Produk tersebut disebutkan merupakan gabungan antara asuransi umum dan jiwa yang memberikan kemudahan dan efisiensi premi.

“Produk Great Accident and Life Protection memiliki jaminan meninggal dunia akibat kecelakaan atau bukan karena kecelakaan, cacat tetap atau sebagian, biaya pengobatan, dan biaya-biaya atau santunan lainnya akibat kecelakaan,” jelas Cong Chun Ling, Marketing Director Great Eastern General Insurance Indonesia dalam keterangan resminya, Jumat (19/1).

Baca juga: Kesehatan Mental Adalah Fondasi untuk Masa Depan Anak

Lebih lanjut, Chun Ling menjelaskan hal yang melatarbelakangi lahirnya Great Accident and Life Protection dari sisi kebutuhan pasar untuk memiliki perlindungan yang komprehensif atas kecelakaan diri, jiwa dan biaya pengobatan. "Produk ini memiliki 2 jaminan sekaligus dalam 1 Polis dengan layanan tambahan klaim cashless untuk biaya pengobatan akibat kecelakaan," terangnya.

Chun Ling mengatakan ada 4 keunggulan dari Great Accident and Life Protection, yaitu proses pengajuan asuransi yang mudah, premi terjangkau, jaringan fasilitas kesehatan yang luas dan komprehensif alias memiliki 12 perlindungan tambahan.

"Secara resmi, produk ini telah diluncurkan kepada publik pada 12 Januari 2023. Produk ini dipasarkan melalui 12 kantor cabang, pemasaran dan penjualan Great Eastern General Insurance Indonesia dengan bantuan lebih dari 400 agen aktif dan lebih dari 25 broker rekanan," tutup Chun Ling. (R-3)

BERITA TERKAIT