06 December 2022, 09:00 WIB

Ini Macam-Macam Manfaat Menabung 


Meilani Teniwut | Ekonomi

ANTARA/Indrayadi TH
 ANTARA/Indrayadi TH
Seorang anak menabung uang rupiah kertas ke dalam wadah noken yang dibuat khusus oleh orang tuanya, di Papua.

MENABUNG merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan pada saat ini. Hanya saja, membiasakan diri agar mampu disiplin menabung secara rutin, memang tidak semudah membalik telapak tangan. Pada kenyataannya banyak yang gagal menjalankan kebiasaan keuangan yang baik ini.

Melansir dari Manulife, Survei Indonesia Millennial Report 2019 lalu mengungkapkan, kalangan milenial Indonesia dengan rentang usia antara 20 tahun hingga 35 tahun, hanya menyisihkan 10% dari pendapatan mereka untuk ditabung. Pendapatan rutin kalangan itu separuhnya habis untuk membiayai kebutuhan bulanan rutin dan pengeluaran hiburan.

Baca juga: Guru Punya Peran Strategis Tingkatkan Literasi Keuangan Masyarakat

Membiasakan diri supaya disiplin dan rutin menabung memang membutuhkan upaya khusus. Bila sudah mengetahui apa manfaat menabung yang utama dan strategi tepat menjalankannya, kebiasaan menabung tidak akan lagi sulit dijalankan secara rutin.

Berikut ini adalah 7 manfaat menabung yang harus kamu ketahui. 

1. Melatih Hidup Hemat

Manfaat menabung sejak dini yang pertama, yaitu melatih hidup hemat. Membiasakan menyisihkan sebagian uang dapat membentuk kebiasaan hemat ketika anak tumbuh dewasa. Selain itu, kegiatan menabung juga dapat mencegah perilaku konsumtif.

Anak-anak kecil yang sejak kecil sudah diajarkan menabung dan membeli barang-barang sesuai kebutuhan, mereka akan terbiasa hidup hemat ketika dewasa. Hal ini juga akan membentuk karakter anak agar bisa menghargai uang.

2. Kebutuhan Terduga Di Masa Mendatang

Selanjutnya, manfaat menabung adalah untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan terduga di masa mendatang. Contoh mudah adalah bila menyoal kebutuhan pokok seperti kebutuhan rumah. 

Setiap orang pasti ingin memiliki rumah impian. Namun, agar bisa mewujudkannya, perlu menabung agar bisa memiliki dana cukup untuk membeli rumah. Ini adalah salah satu contoh kebutuhan terduga.

Contoh kebutuhan terduga lainnya adalah dana sekolah anak, dana liburan tahunan, dan dana mudik lebaran. Kebutuhan terduga ada yang harus dipenuhi dalam jangka pendek, ada juga yang baru perlu dipenuhi dalam jangka panjang. 

Untuk kebutuhan terduga yang baru muncul 5 tahun mendatang, Anda perlu menabung dana di instrumen investasi agar bisa mengantisipasi laju inflasi jangka panjang. Dengan begitu, dana yang ditabung memadai dalam membiayai keperluan tersebut di masa depan.

3. Keamanan Finansial

Memiliki tabungan menempatkan Anda selangkah lebih maju ke zona aman finansial. Ini sudah jelas. Seseorang yang memiliki tabungan akan lebih tenang dalam menghadapi berbagai peristiwa di masa depan yang sekiranya membutuhkan biaya. 

Tabungan bisa menjadi sumber dana untuk menutup kebutuhan mendadak tersebut. Sebaliknya, bila tidak memiliki tabungan sama sekali, keuangan Anda berisiko terpapar masalah finansial kapan saja.

Misalnya, ketika tiba-tiba ada kebutuhan mendadak yang harus segera ditutup sedangkan tabungan tidak ada, kemungkinan besar akan melirik pinjaman atau utang untuk menutup kebutuhan tersebut. 

Karena membutuhkan dana cepat, Anda pun terpaksa mengambil pinjaman berbunga mahal. Ini karena pinjaman cepat hampir pasti menetapkan bunga tinggi.

4. Belajar Disiplin

Menabung sejak dini juga bisa melarang anak tentang pentingnya disiplin. Sebagai orangtua, Anda bisa mengingatkan anak untuk selalu menyisihkan uang sisa jajannya agar ditabung. 

Jika kegiatan menabung ini dilakukan secara terus menerus, anak akan terbiasa menyisihkan uangnya tanpa harus diingatkan orangtuanya.

Selain itu, menabung sejak dini juga akan membuat anak mandiri. Nantinya, sang anak akan belajar mengategorikan dan menyesuaikan kapan mereka dapat membeli barang-barang yang mereka inginkan dengan tabungan mereka.

5. Menghindari Utang

Manfaat menabung sejak dini selanjutnya, yaitu menghindari utang. Ya, menabung bisa menjadi salah satu cara mencegah utang yang paling efektif. Dengan menabung, Anda tidak perlu mengajukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan lainnya.

Maka dari itu, ada baiknya anak sudah diajari nabung sejak dini. Nantinya, anak akan merasa memiliki tanggung jawab untuk menyisihkan uang hingga dewasa.

6. Memenuhi Kebutuhan di Masa Depan

Manfaat menabung sejak dini juga dapat menyediakan dana pensiun untuk hari tua. Dengan menabung, segala kebutuhan hari tua nanti bisa tercukupi serta bisa mengamankan uang dari inflasi. Selain itu, menabung juga dapat membuat nilai uang semakin tumbuh, baik dalam jangka waktu singkat maupun panjang.

7. Cashflow Terkelola Lebih Sehat

Pengelolaan arus kas alias cashflow yang sehat adalah keterampilan finansial yang perlu dikuasai secara baik bila Anda ingin mewujudkan keuangan yang sejahtera. Penting untuk diingat, tidak akan tercipta arus kas yang sehat bila tidak menabung secara rutin.

Ketika tidak memiliki tabungan, begitu ada kebutuhan mendesak yang harus terpenuhi saat itu juga, mau tidak mau kita akan memakai pendapatan yang tersisa untuk menutupnya. Padahal, pendapatan tersebut seharusnya digunakan untuk membiayai keperluan lain, misalnya. Tanpa tabungan yang sudah Anda siapkan, arus kas keuangan akan lebih rentan terganggu.

Manfaat menabung tidak menunggu lama untuk bisa dirasakan keuntungannya. Dengan menabung, keuangan bisa terkelola lebih sehat dan peluang Anda mewujudkan kesejahteraan finansial di masa depan menjadi lebih besar. Masih ragu dengan tujuan dan manfaat menabung? Yuk, jangan tunda lagi menabung untuk masa depan lebih sejahtera. (OL-1)

BERITA TERKAIT