01 December 2022, 16:32 WIB

Sejarah Harbolnas serta Tips untuk Penjual dan Pembeli


Meilani Teniwut | Ekonomi

Antara/Yulius Satria Wijaya.
 Antara/Yulius Satria Wijaya.
Warga menggunakan perangkat elektronik untuk berbelanja daring di salah satu marketplace di Depok, Jawa Barat.

HARBOLNAS merupakan momen menguntungkan bagi para pelaku bisnis dan konsumen dalam aktivitas belanja online. Ya, saat ini belanja online sudah menjadi tren di masyarakat saat ini. Hal itu terjadi karena akses belanja yang mudah. Cukup mengandalkan smartphone, konsumen bisa membeli semua kebutuhan dari mana saja dan kapan saja.

Ditambah lagi dengan pandemi covid-19 yang membatasi aktivitas masyarakat, kebutuhan belanja online semakin meningkat. Tercatat hingga pertengahan tahun ini, transaksi e-commerce di Indonesia telah mencapai Rp108,54 triliun. 

Angka ini membuat berjualan online menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan keuntungan. Untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, perusahaan e-commerce sering memberikan diskon besar pada hari dan tanggal tertentu. Hari diskon besar-besaran ini sering disebut dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas). 

Sejarah Harbolnas

Pada awalnya, Harbolnas diadakan untuk mengedukasi masyarakat tentang belanja online. Pada 2012, e-commerce belum memiliki popularitas seperti sekarang. Masih banyak orang yang kurang percaya untuk melakukan transaksi online. Website e-commerce yang sudah lebih dulu populer pada tahun itu menyadari bahwa Indonesia memiliki pengguna internet yang cukup tinggi, tetapi transaksi online belum begitu banyak. Dipelopori oleh Lazada, 12 Desember 2012 menjadi kali pertama pergelaran Harbolnas.

Dengan mengambil tajuk 12.12.12, event ini juga diikuti oleh pemain-pemain e-commerce lain seperti Zalora, BerryBenka, Traveloka, Luxola, dan masih banyak lagi. Salah satu tujuan utama diadakannya Harbolnas untuk memperkenalkan online shopping dan e-commerce ke lebih banyak orang Indonesia serta memajukan industri e-commerce di Indonesia.

Waktu Harbolnas

Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) akan digelar 12 Desember 2022. Acara tahunan ini pertama kali diadakan pada 12 Desember 2012 oleh tujuh website e-commerce Indonesia mulai dari Lazada sampai Bukalapak.

Konsep Harbolnas sebetulnya mirip dengan acara diskon besar-besaran tahunan yang dilakukan oleh sejumlah negara besar seperti AS, Kanada, Jerman, Inggris, dan Jepang. Sebagai contoh, di AS ada Black Friday yang diadakan di hari Jumat ketiga November, sehari setelah perayaan Thanksgiving.

Tips membeli saat Harbolnas

Kebiasaan yang sering dilakukan para calon pembeli ketika menghadapi musim diskon ialah sifat konsumtif yang berlebihan alias kalap. Apalagi ketika mereka melihat brand yang diincar ikut mengadakan diskon besar. Oleh karena itu, kamu perlu tahu lima tips berikut demi menghindari situasi kalap agar tidak mengambil keputusan yang salah.

1. Tentukan bujet.

Musim diskon dan belanja besar-besaran, bisa memicu budaya konsumtif kamu. Oleh karena itu, tentukan terlebih dulu jumlah anggaran yang hendak kamu keluarkan untuk membeli produk. Lalu pertimbangkan lagi, apakah dana yang kamu habiskan untuk produk tersebut sebanding dengan kualitas atau kegunaan yang kamu harapkan?

2. Lakukan riset.

Pastikan kamu sudah mengetahui produk yang kamu butuhkan dan inginkan. Lakukan riset seputar brand incaranmu dan toko online yang menjualnya. Jangan ragu untuk mengecek langsung di toko untuk memastikan apakah harga yang tercantum di website lebih murah ketimbang membeli langsung di toko fisik.

3. Pertimbangkan caramu membayar.

Ada berbagai cara pembayaran yang bisa kamu gunakan untuk berbelanja online, mulai dari kartu debit, kredit, bahkan kredit melalui pihak ketiga. Namun, jangan mengeksploitasi fasilitas kredit secara berlebihan, ya. Pastikan kamu bisa melunasi tagihan yang harus dipertanggungjawabkan agar kegiatan belanja online yang seharusnya menyenangkan tidak malah menjadi beban untukmu.

4. Cermati hak sebagai pembeli.

Biasanya, setiap produk kecuali makanan mempunyai garansi selama beberapa bulan hingga tahun. Perhatikan durasi garansi yang diberikan saat membeli suatu produk. Sebab, ada beberapa produk yang memberikan garansi selama setahun, tetapi setelahnya akan mematok harga lebih besar jika kamu melakukan perbaikan (service) di kemudian hari.

5. Berpikir panjang.

Pertimbangkan kegunaan dan ketahanan produk yang kamu beli. Pastikan pula kamu membeli produk tersebut dari penjual yang terpercaya. Jangan sampai, kamu tertipu diskon besar hingga tidak dapat menikmati musim hujan promo yang sedang berlangsung.

6. Buatlah wishlist.

Wishlist ini berisi produk apa saja yang kamu inginkan. Tambahkan juga harga asli dari produk tersebut. Kamu juga bisa menambahkan produk wishlist ke aplikasi atau website e-commerce yang kamu incar, karena biasanya harga produk yang kamu simpan di wishlist bisa mengalami penurunan harga khusus, lho!

7. Baca aturan baik-baik.

Mengikuti program Harbolnas berarti kamu harus memanfaatkan keuntungan yang ditawarkan semaksimal mungkin. Tapi, perhatikan lagi syarat dan ketentuannya. Baca dengan teliti aturannya, di samping memahami aturan yang ada, kamu juga tidak akan tertipu oleh kalimat-kalimat iklan yang terkadang menjebak.

Tips menjual saat Harbolnas

Menjelang Harbolnas, seluruh partisipan berlomba-lomba mempersiapkan yang terbaik, entah bujet dari pembeli hingga toko atau brand yang menjual produk secara online. Tak hanya berbelanja, jika kamu juga berniat meramaikan Harbolnas, perhatikan tips berikut!

1. Buatlah paket spesial.

Siapa yang tak suka produk spesial? Apalagi jika tersedia dalam edisi terbatas. Buat program Harbolnasmu lebih spesial dengan menggabungkan beberapa produk ke dalam paket-paket dan berikan potongan harga spesial. Selain tidak perlu repot memilih, calon pembeli juga dapat menjajal beberapa produk yang dijual sekaligus.

2. Tambahkan bonus-bonus kecil.

Semua orang suka hadiah atau bonus. Oleh karena itu, selama program Harbolnas ini berlangsung, ada baiknya jika kamu menyelipkan bonus-bonus kecil untuk pembeli, seperti stiker, masker, atau hand sanitizer buatan sendiri. Jika perlu, kamu juga bisa menambahkan syarat minimal pembelian untuk mendapatkan bonus, tetapi pastikan bonus yang kamu tawarkan juga berguna untuk para pelanggan, ya.

3. Berikan teaser.

Teaser berupa sneak peek atau foto produk yang akan kamu promosikan bisa meningkatkan awareness bagi pengikut media sosial akun brand-mu. Selain meningkatkan awareness, kamu juga bisa sekaligus menanyakan diskon apa yang diinginkan calon pelanggan, lumayan ‘kan untuk sekaligus meningkatkan engagement?

4. Manfaatkan Instagram dan Facebook Ads.

Saat ini, bujet pemasangan iklan sudah bisa kamu batasi sesuai keperluanmu untuk target yang lebih spesifik. Oleh karena itu, kamu bisa memanfaatkan teknik beriklan melalui Instagram Ads atau Facebook Ads untuk memaksimalkan promo Harbolnas yang sedang berlangsung. (OL-14)

BERITA TERKAIT