30 September 2022, 10:43 WIB

Potensi Pasar Besar, Harvest City Diinvasi Waralaba Internasional


mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok.Pri
 Dok.Pri
Penandatanganan kerja sama antara Harvest City dan Starbucks di Jakarta pekan lalu

JARINGAN waralaba kedai kopi internasional, Starbucks, akan meresmikan gerainya di perumahan Harvest City pada akhir Oktober 2022. Ini merupakan gerai Starbucks pertama di wilayah Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan konsep stand alone.

Menurut CEO Harvest City Andry Sudjono, masuknya anak usaha PT. Sari Coffee Indonesia ini karena tertarik melihat peluang dan potensi pasar yang ada di Harvest City. Sebab perumahan skala kota ini memiliki land bank 1.350 hektare dan merupakan kawasan hunian terluas di jalur Transyogi.

Selain itu, Starbucks ingin lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia dapat merasakan Starbucks Experience secara merata, dan agar para pecinta kopi di Jalur Transyogi (Cibubur – Cileungsi) dan sekitarnya dapat terlayani.

Dengan lahan hingga 1.350 hektare, kata Andry, maka akan semakin banyak rumah dan fasilitas yang akan dikembangkan di Harvest City. Otomatis penghuni terus bertambah dan akan menjadi potential market.

"Belum lagi lokasi area komersial yang kami sediakan sangat strategis, dekat dengan gerbang utama Harvest City yang berseberangan dengan Taman Buah Mekar Sari dimana tingkat traffic-nya sangat tinggi,” jelas Andry seusai acara Signing Ceremony Between Harvest City & Starbucks, beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Inilah alasan, lanjut Andry, banyak brand terkenal, baik nasional maupun internasional yang tertarik untuk berinvestasi dan membuka gerai di Harvest City. Beberapa gerai waralaba yang telah beroperasi di perumahan ini di antaranya Kentucky Fried Chicken (KFC), RM Sarimande, supermarket Narma, Holland Bakery, Alfamart, Indomaret, Restoran Saung Apung, Harvest Box, dan Hobbit Hill.

Andry mengatakan, masuknya Starbucks akan memberikan dampak positif terhadap Harvest City, salah satunya meningkatkan citra kawasan tersebut yang terus berbenah melengkapi berbagai fasilitas untuk menuju ke arah Kota Mandiri.

Hal itu membuktikan bahwa brand internasional pun memang melihat Harvest City ini punya prospek dan peluang bisnis yang besar.

"Kami berharap, setelah Starbucks, kerja sama dengan merek-merek terkenal F&B jaringan MAP (Mitra Adiperkasa) seperti Burger King, Domino, dan lain-lain akan menyusul. Kerja sama lanjutan sedang kami jajaki. Kami ingin Kawasan ini menjadi destinasi kuliner dan hang out baik bagi warga Harvest City, warga sekitarnya, dan pelintas di Jalan Transyogi,” ungkap Andry.

Menurut Andry, kerja sama ini saling menguntungkan karena memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak. Starbucks mendapatkan traffic dari dalam Harvest City, maupun dari luar, sementara Harvest City mendapatkan nilai tambah makin banyaknya potential buyer. (E-3)

 

BERITA TERKAIT