27 September 2022, 18:43 WIB

Permintaan Rumah Subsidi di Kawasan Cileungsi Terus Meningkat


mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok.Pri
 Dok.Pri
Akad kredit perumahan Puri Harmoni 2 akhir pekan lalu

SEIRING membaiknya kondisi ekonomi pascapandemi Covid-19, permintaan pasar rumah subsidi terus meningkat. Salah satu wilayah yang permintaan rumah subsidi cukup tinggi adalah kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Menurut Humas Vista Land Group, Natalia Fiasari, tingginya permintaan rumah subsidi di Cileungsi karena di sepanjang Jl. Raya Cileungsi – Jonggol terdapat sejumlah pabrik yang mempekerjakan ribuan karyawan yang rata-rata berusia 20 hingga 35 tahun.

"Awalnya sebagian besar mereka mengontrak, namun biaya kontrak yang setiap tahun naik membuat para pekerja berpikir akan lebih baik mengambil Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) untuk rumah subdisi dari pemerintah, dibanding selama hidup harus mengontrak dan tidak punya rumah,” kata Natalia di sela-sela acara akad kredit massal Permata Puri Harmoni 2, akhir pekan lalu.

Akhirnya, lanjut Natalia, mereka memutuskan mengambil fasilitas rumah subsidi. Karena itu, pada pertengahan Juli hingga September ini  permintaan rumah subsidi di Cileungsi terus meningkat. "Hari ini saja, bersama BTN, kami melakukan akad kredit massal 55 konsumen,” jelasnya.

Natalia mengatakan, akad massal ini merupakan akad ke-1.535 unit perumahan Permata Puri Harmoni 2 dari total 2.540 unit rumah subsidi yang akan dibangun di atas lahan seluas 27 hektar. Tahun ini, perumahan yang dikembangkan sejak akhir 2019 ini menargetkan 500 akad kredit.

Permata Puri Harmoni 2  merupakan anak perusahaan Vista Land Group yang mengembangkan sejumlah proyek rumah subsidi dan komersial di wilayah Bogor, Depok, Bekasi, Tangerang, Cikarang, dan Karawang, serta sudah membukukan lebih dari 35.000 unit akad kredit.

Berbeda dengan perumahan lainnya, pekarangan belakang rumah subsidi yang ditawarkan Permata Puri Harmoni 2 sudah dibangun tembok setinggi dua setengah meter, sehingga pengembangannya bisa lebih mudah dan hemat. Selain itu, pengembang juga menyiapkan garasi yang luas.

"Selama ini rumah subsidi dikesankan murahan, tapi di sini kita memberikan hal yang berbeda. Halaman depan kita kasih ruang yang lebih besar, sehingga tidak hanya motor, tapi mobil pun bisa parkir di situ. Siap pakai, tidak perlu lagi dicor. Kami pun sudah mengikuti standar terakhir yang harus menggunakan besi 10,” kata Natalia.

Saat ini Permata Puri Harmoni 2 menawarkan rumah subsidi tipe 29/60 dengan harga lama (sejak 2 tahun) yang dipatok pemerintah, Rp168 juta. Meski biaya produksi terus meningkat, ditambah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Vista Land Group tetap komit kepada konsumen dan pemerintah mendukung target program nasional pembangunan satu juta rumah.

"Namun besar harapan kami, pemerintah segera keluarkan kebijakan penyesuaian harga, apalagi adanya kenaikan BBM membuat biaya produksi rumah naik. Kalau ini tidak cepat dilakukan, kami khawatir ke depan pengembang rumah subsidi tidak dapat lagi membangun,” harap Natalia.

Kepada Cabang BTN Cibubur Woro Mumpuni yang juga turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, senang bersinergi dengan Permata Puri Harmoni 2 (Vista Land Group) karena memiliki jejak rekam yang kredibel.

"Selama kami bekerja sama dengan Vista Land Group, khususnya Permata Puri Harmoni 2, hampir tidak ada keluhan dari nabasah kami. Ini karena selain pembangunannya tidak pernah telat, kualitas bangunan dan lingkungan juga juga bangun,” ungkap Woro.

Woro mengatakan, proyek-proyek perumahan Vista Land Group di BTN mendapat rating sebagai developer platinum yang merupakan peringkat paling tinggi. Untuk itu, kepada konsumen yang sedang mencari rumah pertama, dia menyarankan untuk mempastikan kredibitas developer-nya. (E-3)

 

BERITA TERKAIT