19 September 2022, 20:48 WIB

Presiden: Harga Pangan Harus Terus Stabil


Andhika Prasetyo | Ekonomi

BPMI Setpres/Lukas
 BPMI Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo (kanan)

PRESIDEN Joko Widodo memerintahkan seluruh menteri ekonomi untuk menjaga harga-harga bahan pangan tetap stabil di tengah kenaikan harga BBM.

Instruksi tersebut ia sampaikan dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (19/9).

Selepas rapat, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan upaya pengendalian harga dapat dilakukan melalui dua program, yaitu penguatan produksi di sisi hulu dan subsidi angkutan logistik di sisi hilir.

"Bapak Presiden meminta harga betul-betul dijaga. Pertama, saya diperintahkan untuk menjaga produksi dan memastikan semua bisa terserap dengan baik," ujar Syahrul.

Selanjutnya, kepala negara meminta adanya intervensi dalam sistem logistik dan transportasi sehingga penaikan harga BBM tidak berimplikasi besar pada harga komoditas pangan di level konsumen.

Baca juga: Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Alami Lompatan Besar

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo mengungkap sebagian pemerintah daerah sudah menggunakan 2% Dana Transfer Umum untuk subsidi angkutan bahan pokok.

Dana tersebut digunakan untuk menyubsidi biaya transportasi dalam skala kecil. Adapun, untuk skala besar seperti mobilisasi stok dari daerah sentra menuju seluruh wilayah Indonesia, biaya subsidi akan ditanggung oleh anggaran yang dimiliki Badan Pangan Nasional.

"Kalau yang kecil-kecil, ongkosnya bisa dari pemerintah kota atau kabupaten. Kalau yang agak berat nanti ditangani Badan Pangan Nasional," tandasnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT