06 September 2022, 21:16 WIB

Asosiasi Ojol Minta Harga BBM Khusus untuk Pengemudi


Rahmatul Fajri | Ekonomi

MI/Andri Widiyanto
 MI/Andri Widiyanto
Potret sejumlah pengemudi ojol. 

ASOSIASI Ojek Online Presidium Garda Indonesia meminta harga bahan bakar minyak (BBM) khusus untuk pengemudi, menyusul adanya kenaikan harga BBM.

Ketua Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono menilai harga BBM khusus ojek online bisa diterapkan untuk membantu pengemudi yang terdampak kebijakan anyar. Hal tersebut sudah disampaikan kepada pemerintah.

"Kalau kita mintanya ada harga khusus BBM-nya, untuk ojek online," jelas Igun saat dihubungi, Selasa (6/9).

Baca juga: 40% Masyarakat Terbawah Tanggung Rp8 Triliun Akibat Kenaikan Harga BBM

Menurutnya, asosiasi pengemudi ojek online sangat keberatan dengan penaikan harga BBM. Terlebih, banyak suara yang mendesak pemerintah segera menurunkan harga BBM tersebut.

Namun, pihaknya memahami bahwa langkah itu sulit direalisasikan. Sehingga, Igun menilai lebih baik pengemudi ojek online diberikan subsidi langsung dengan harga BBM khusus.

Baca juga: Buruh Siap Mogok Nasional, Jika Harga BBM tidak Turun

"Harga subsidi langsung, apakah melalui aplikasi. Daftar sebelumnya, atau bagaimana, mekanismenya kita serahkan kepada pemerintah," imbuhnya.

Lebih lanjut, Igun menjelaskan pihaknya belum memikirkan aksi turun ke jalan untuk menyampaikan protes kenaikan BBM. Saat ini, ada hal yang lebih penting, yakni aksi untuk menurunkan biaya sewa aplikasi.

"Aksi massa kami adalah agar ojol ini biaya sewa aplikasinya diturunkan menjadi 10%. Salah satu faktor kita berat operasional adalah biaya operasional sampai 20%. Kalau terkait harga BBM, kita menunggu subsidi dari pemerintah," tutur Igun.(OL-11)

BERITA TERKAIT