04 September 2022, 16:15 WIB

Kemendag: Stok Pangan Tersedia Sampai Akhir Tahun


Ficky Ramadhan | Ekonomi

ANTARA
 ANTARA
Aktivitas jual beli di pasar. 

KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) menyampaikan bahwa ketersediaan pangan terutama bahan pokok saat ini terbilang cukup tersedia sampai akhir tahun nanti.

Plt Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Syailendra mengatakan, untuk kebutuhan beras yang dikuasai pemerintah seperti Bulog, ketersediannya masih mencukupi sampai 2-3 bulan kedepan.

Baca juga: Rayakan Harpelnas, BPJS Ketenagakerjaan Dorong Pekerja Indonesia Tumbuh dan Kuat

"Ketersediaan beras yang dikuasai Bulog, kurang lebih yang kita liat sampai 2 bulan. Tetapi beras yang dimasyarakat masih banyak dan total produksinya juga banyak," ujar Syailendra saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (4/9).

Selain beras, Syailendra juga menyampaikan, untuk stok seperti tepung terigu dan kedelai masih dalam kondisi yang aman hingga akhir tahun.

"Untuk tepung terigu cukup untuk 3 bulan, begitupun juga dengan kedelai masih cukup. Untuk stok kita masih menjaga terus ya," imbuhnya.

Syailendra melanjutkan, untuk kebutuhan lainnya Kemendag juga masih terus menjaga untuk ketersediaan stok pangan terutama dari bahan pokok.

Kedepannya, Kemendag juga akan melihat dari sisi produksi dan konsumsi komoditas pangan. Jika mengalami kekurangan stok pangan, tentunya akan diisi dengan impor.

"InsyaAllah tersedia, sangat tersedia lah ya terutama yang pokok seperti beras dan gula. Kedepannya setiap komoditas nanti akan kita lihat, berapa produksi dan konsumsinya, kalau kurang ya harus diisi dengan impor, kalo cukup tidak usah impor," ujarnya.

Lebih lanjut, Syailendra juga mengingatkan untuk tetap waspada terhadap krisis pangan yang terjadi di dunia, walaupun Indonesia adalah negara yang paling aman dari krisis pangan.

"Harus tetap waspada, karena saat ini dunia berada dalam kondisi yang sedang tidak baik-baik saja serta banyak ketidakpastian dan kita harus tetap waspada," pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT