30 August 2022, 13:14 WIB

Program Pamsimas PUPR Tambah 24,5 Juta Akses Air Minum


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist/Kementerian PUPR
 Ist/Kementerian PUPR
Kementerian PUPR menggelar acara pertemuan Wrap Up Program Pamsimas 2008-2022 di Jakarta.  

KEMENTERIAN Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) telah menambah 24,5 juta akses air minum masyarakat sejak 2008 hingga kini.

Masyarakat yang menikmati air minum itu tersebar di 33 provinsi, 408 kabupaten/kota dan 35.928 desa/kelurahan. Jumlah ini diyakini terus bertambah seiring pelaksanaan kegiatan Pamsimas yang masih berlanjut.

Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Anang Muchlis dalam pertemuan Wrap Up Program Pamsimas 2008-2022 menjelaskan program itu dibiayai dari berbagai sumber.

“Jumlah investasi ke desa untuk pembangunan air minum sebesar Rp14,4 triliun. Ini terdiri dari APBN 57,8% dan 42% lainnya dari APBD, APBdes dan swasta,” ujarnya, kemarin.

Ia menjabarkan dari Pamsimas selama 14 tahun sudah terbangun 35.095 Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dengan total sambungan rumah 4.440.990 unit. Kemudian, panjang pipa terpasang 85.982 km dengan debit air 56,39 m3.

“Pamsimas juga membangun sarana air minum komunal dan sanitasi sekolah ramah disabilitas sebanyak 12.189,” tambahnya.

Ditjen Cipta Karya juga mengembangkan SPAM melalui skema kredit mikro melalui kredit senilai Rp17,6 triliun dengan 508 pinjaman.

Anang menyampaikan pemerintah berkomitmen mendorong pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6 yaitu menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi berkelanjutan untuk semua.

Operation Manager the World Bank Indonesia and Timor Leste Bolormaa Amgaabazar menyatakan dukungan Bank Dunia atas program Pamsimas telah berakhir. Dengan komitmen kuat dari pemerintah Indonesia, Pamsimas dinilai berdampak signifikan bagi masyarakat.

“Kami hargai komitmen pemerintah Indonesia untuk melanjutkan Pamsimas meski dukungan dana World Bank telah berakhir,” pungkasnya. (Ins/S3-25)

BERITA TERKAIT