09 August 2022, 15:24 WIB

Menhub Sebut Terminal Kijing Berstandar Internasional dengan Kapasitas 500 Ribu TEUs


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Dok Ist
 Dok Ist
Peresmian Terminal Kijing di Kalimantan Barat

PRESIDEN Republik Indonesia Joko Widodo didampingi oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meresmikan Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar), Selasa (9/8).

Pelabuhan ini memiliki kapasitas 500 ribu twenty foot equivalent units (TEUs) dan 8 juta non-petikemas. Menhub menyampaikan terminal tersebut dirancang menjadi pelabuhan berstandar internasional terbesar di Pulau Kalimantan.

"Ini akan diintegrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mempawah guna mendukung pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat," kata Menhub Budi dalam keterangan pers, Selasa (9/8).

Baca juga: Terminal Kijing akan Jadi Magnet bagi Investor

Dibangun sejak 2016, pembangunan terminal ini menelan investasi Rp2,9 triliun. Terminal ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk unggulan yang dihasilkan Provinsi Kalbar seperti, CPO, alumina, bauksit, dan komoditas lainnya.

Menhub menjelaskan, pemerintah telah menugaskan PT Pelindo melalui konsesi, untuk membangun Terminal Kijing yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Pembangunan Terminal Kijing dilatarbelakangi makin terbatasnya kondisi Pelabuhan Pontianak eksisting yang sudah mengalami pendangkalan," jelas Budi.

Kehadiran Terminal Kijing diharapkan dapat menggantikan pelabuhan yang lama dan memberikan ruang tumbuhnya titik-titik industri baru, serta memberikan kesempatan bagi kapal tol laut yang membawa produk dalam negeri untuk menyinggahi Kalbar.(OL-5)

BERITA TERKAIT