04 August 2022, 20:58 WIB

PUPR Bangun 50 Ribu Rumah Berkonsep Green Building


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara
 Antara
Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna

GUNA mengurangi emisi gas rumah kaca, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 50 ribu unit rumah yang menerapkan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH) atau green building sebagai proyek percontohan.

Hal tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Herry Trisaputra Zuna, Kamis (4/8).

"Kami bersama dengan stakeholders terkait saat ini tengah menyiapkan konsep Indonesia Green and Affordable Housing Program (IGAHP)," ujarnya dalam keterangan resmi.

Dikatakan Herry dari target 50.000 unit di atas, sebanyak 10 ribu unit rumah akan mendapat dukungan hibah untuk sertifikasi dari International Finance Corporation (IFC)-EDGE.

Sampai dengan saat ini, proyek percontohan IGAHP antara lain akan dilaksanakan di Sumatera Selatan, perumahan pengembang di Purwakarta dan Makassar, perumahan Perum Perumnas di DKI Jakarta, Depok, Kabupaten Bogor, Bandung, Tangsel, dan Purwakarta.

Dalam upaya mendorong pelaksanaan pembangunan perumahan yang berwawasan lingkungan, Kementerian PUPR menyusun peraturan penerapan BGH. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah 16/2021 tentang Bangunan Gedung dan didukung dengan terbitnya PermenPUPR 21/2021 tentang Penilaian Kinerja Bangunan Gedung Hijau.

Dalam mengadopsi prinsip pembangunan gedung hijau (green building) juga diterapkan pada pembangunan pasar tradisional, stadion, dan rumah susun (rusun), serta pemanfaatan energi terbarukan dalam pengoperasian gedung dan pengembangan manajemen infrastruktur pengelolaan sampah. (OL-8)

BERITA TERKAIT