28 July 2022, 10:03 WIB

Bahlil: Krakatau Steel Siap Perluas Investasi Baja Senilai US$3,5 Miliar


Despian Nurhidayat | Ekonomi

Antara
 Antara
Pekerja memotong lempengan baja panas di pabrik milik Krakatau Steel.

MENTERI Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menandatangani kerja sama dengan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, yang diwakili oleh Silmy Karim selaku Direktur Utama, berikut Posco yang diwakili oleh Kim Hag-Dong selaku CEO Posco. 

Penandatanganan kerja sama ini disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Kerja sama antara Kementerian Investasi/BKPM dengan PT KS dan Posco bertujuan memfasilitasi rencana perluasan kapasitas produksi dan produksi baja otomotif untuk kendaraan listrik, dengan total rencana investasi US$3,5 miliar dan dimulai pada 2023. 

Selain itu, kerja sama ini juga dilakukan dalam rangka fasilitasi rencana proyek pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN). Bahlil menyambut baik adanya kerja sama ini dan berharap perluasan investasi yang dilakukan akan berjalan sesuai rencana. Sehingga, dapat berkontribusi untuk mendorong peningkatan produksi baja otomotif di Indonesia.

Baca juga: BKPM: Realisasi Investasi Semester I 2022 Capai Rp584,6 Triliun

Berikut, mempercepat terwujudnya pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Bahlil juga memastikan fasillitasi Kementerian Investasi/BKPM terkait dengan proses perizinan dan insentif yang akan diberikan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

“Saya sangat senang dengan komitmen dari PT KS dan Posco untuk investasi di Indonesia. Perluasan investasi ini akan berkontribusi besar pada pertumbuhan industri baja. Kami akan fasilitasi dan beri dukungan penuh, agar proyek ini berjalan lancar," ujar Bahlil dalam keterangan resmi, Kamis (28/7).

Namun, Bahlil menekankan kembali kewajiban untuk melakukan kolaborasi dengan pengusaha lokal dan UMKM di daerah. Keterlibatan pelaku UMKM dalam proyek kerja sama, juga dipastikan oleh Kementerian Investasi/BKPM dengan tetap memperhatikan kapabilitas dan kapasitas pengusaha lokal, sebagai rantai pasok serta pemasok potensial.

Baca juga: Presiden Targetkan Ratusan Ribu NIB Terbit Setiap Hari

Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim menilai dukungan pemerintah sangat membantu perkembangan rencana perluasan investasi Krakatau Steel dan Posco. "Kami akan terus aktif berkolaborasi dalam mengimplementasikan rencana investasi sesuai target. Kami mengapresiasi dukungan penuh dari pemerintah untuk perluasan investasi Krakatau Posco," jelas Silmy.

Posco telah berinvestasi di Indonesia melalui PT Krakatau Posco, sebuah perusahaan joint venture antara Krakatau Steel dan Posco, yang berdiri sejak 2010. Krakatau Posco bergerak di sektor industri baja dengan total investasi sebesar US$3,7 miliar. Serta, telah menyerap tenaga kerja sebanyak 7.000 orang. 

Berdasarkan data Kementerian Investasi/BKPM, realisasi investasi Korea Selatan sepanjang periode 2017 hingga semester I 2022 berada di peringkat 5, dengan capaian sebesar US$9,08 miliar.(OL-11)

BERITA TERKAIT