26 July 2022, 16:14 WIB

Temui Kendala, Pemerintah Ubah Jumlah Proyek Strategis Nasional


M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

Antara
 Antara
Foto udara pembangunan jalan tol yang merupakan bagian Proyek Strategis Nasional (PSN).

PEMERINTAH mengubah jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), yang semula 208 proyek dan 10 program, kemudian menjadi 200 proyek dan 12 program. 

Hal itu dilakukan lantaran terdapat sejumlah kendala, serta mempercepat pencapaian target penyelesaian pada 2024. Demikian disampaikan Deputi Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kemenko Bidang Perekonomian Wahyu Utomo.

"Jadi memang ada beberapa kendala. Nanti detilnya ada di dalam Permenko (Peraturan Menko Perekonomian)," ujarnya saat berdiskusi dengan media, Selasa (26/7).

Baca juga: Menkeu: Dunia Semakin Terancam Kerawanan Pangan dan Krisis Energi

Perubahan jumlah PSN bakal tertuang dalam Permenko Nomor 9 Tahun 2022, yang akan diterbitkan dalam waktu dekat. Dalam beleid itu, pemerintah mengeluarkan beberapa proyek dari PSN. Serta, menambahkan proyek baru ke dalam PSN dan menyesuaikan proyek maupun program secara nomenklatur.

Beberapa proyek yang akan dikeluarkan dari daftar PSN, yakni Bendungan Tiro di Aceh, lantaran mendapat penolakan dari masyarakat sekitar. Apabila pemerintah memaksakan melanjutkan pembangunan proyek tersebut, dikhawatirkan menimbulkan kegaduhan.

Lalu, proyek Cikarang Bekasi Laut (CBL) juga dikeluarkan dari daftar PSN. Keputusan tersebut berdasarkan rekomendasi dan usulan dari Menteri Perhubungan dan Pelindo, selaku penggarap proyek infrastruktur pendukung pengendali banjir.

"Kajian CBL ini tidak selesai-selesai. Dari Kementerian Perhubungan dan Pelindo melihat sebaiknya ini dikeluarkan saja," imbuh Wahyu.

Baca juga: LMAN Kucurkan Pendanaan Hingga Rp6,2 Triliun Dukung Proyek Strategis Nasional tahun Ini

Proyek lain yang dikeluarkan dari daftar PSN ialah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-api di Banyuasin, Sulawesi Selatan. Ini dilakukan karena pemerintah telah mencabut status Tanjung Api-api sebagai KEK. Sebagai gantinya, pemerintah tengah menyiapkan pengganti KEK Tanjung Api-api ke KEK Tanjung Carat. 

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa proyek dan program baru ditetapkan berdasarkan sejumlah kriteria. Seperti, menciptakan lapangan kerja, mendukung hilirisasi dan pembiayaannya murni dari pihak swasta. Hingga semester I 2022, sebanyak 7 PSN berhasil diselesaikan dengan nilai Rp138,1 triliun. 

Tujun PSN tersebut mencakup Kawasan Industri Tanjung Enim, Kawasan Industri Terpadu Batang, Terminal Multipurpose Labuan Bajo, hingga Kawasan Industri Weda Bay. Sejak 2016, sebanyak 135 PSN berhasil diselesaikan dengan nilai investasi Rp858 triliun.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT