07 July 2022, 20:46 WIB

Presiden: Kawasan yang Tertata Bisa Tekan Angka Stunting


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Antara
 Antara
Petugas posyandu mengukur lingkar kepala balita sebagai bagian program mencegah stunting.

PRESIDEN Joko Widodo meninjau penataan kawasan dan rumah layak huni di Kecamatan Medan Belawan, Medan, Sumatra Utara.

Program yang berjalan atas kolaborasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), beserta pemerintah daerah, bertujuan membantu masyarakat untuk memperoleh kehidupan lebih sehat.

Baca juga: Presiden Tegaskan Pentingnya Kemandirian Pangan untuk Cegah Stunting

Sehingga, angka stunting nasional bisa terus ditekan. “Jadi yang ingin kita kerjakan di sini adalah penataan kawasan, penataan rumah-rumah yang layak huni," ujar Jokowi, sapaan akrabnya, Kamis (7/7).

"Kita sediakan air bersihnya, sanitasi, jalan kampungnya, semua akan kita tata biar lebih sehat,” imbuhnya.

Baca juga: Pernikahan Dini Penyebab Peningkatan Stunting di Lombok Tengah

Berdasarkan data BKKBN, sejumlah rumah di permukiman Belawan berstatus tidak layak huni. Sebab, tidak memiliki saluran dan tempat pembuangan air yang baik.

Pada proses perbaikan, pemerintah menerapkan teknologi rumah sistem panel instan, yang merupakan salah satu inovasi di bidang teknologi rancangan konstruksi bangunan. Dengan teknologi itu, desain bangunan dapat dibongkar pasang maupun dipasang secara permanen.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT