03 July 2022, 18:33 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Bingkisan Makanan Kepada Pekerja Rentan


mediaindonesia.com | Ekonomi

Ist
 Ist
BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar kegiatan touring motor sambil membagi-bagikan bingkisan makanan kepada pekerja renten.

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah DKI Jakarta menggelar kegiatan touring motor sambil membagi-bagikan bingkisan makanan kepada masyarakat sekitar terutama pekerja-pekerja rentan yang ditemui disepanjang rute jalan yang dilalui.

Kegiatan touring yang bertemakan "Bike Bike di Jalan" ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan solidaritas dan kebersamaan antar karyawan sekaligus memupuk rasa kepedulian antarsesama.

Eko Nugriyanto, Deputi Direktur BPJAMSOSTEK Wilayah DKI Jakarta memimpin secara langsung pelaksanaan kegiatan touring motor tersebut dengan destinasi tujuan daerah Bogor Jawa Barat.

Dalam sambutannya, Eko menjelaskan bahwa kegiatan "Bike-Bike di Jalan" ini sebagai implementasi dari nilai budaya BPJAMSOSTEK yakni kepedulian, yang tentunya akan berdampak positif bagi seluruh karyawan.

Menurutnya, destinasi touring ke wilayah Bogor selain memupuk rasa kepedulian antar sesama sekaligus menjadi spirit tadabur alam bagi seluruh karyawan.

Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Bayar Rp443 Miliar Manfaat Program Selama Setahun di Provinsi NTB

Karena, beberapa spot yang dilalui terdapat pemandangan alam yang indah dan masih alami yang kesemuanya itu merupakan karunia dari Tuhan yang maha kuasa dan wajib untuk kita syukuri bersama sebagai manusia yang beriman dan berakal.

Eko juga mengingatkan kepada seluruh rombongan touring agar saat melakukan touring motor tetap memperhatikan keselamatan berkendara (safety riding) dengan menggunakan helm dan perlengkapan safety lainnya.

"Saat berkendara kita perlu memperhatikan keselamatan dan keamanan, aman bagi diri sendiri dan juga aman bagi pengendara lain," ujar Eko.

Dalam pelaksanaan kegiatan touring motor tersebut, Eko mendapati masih banyak pekerja-pekerja rentan seperti penjual sayuran, tukang ojek, tukang parkir, kuli bangunan dan pekerja rentan lainnya yang belum terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan.

Para pekerja rentan tersebut rata-rata tidak memiliki kemampuan biaya untuk membayar iuran dan hanya cukup untuk membayar kebutuhan hidup sehari-hari saja.

Untuk itu, dirinya menghimbau kepada badan usaha atau para pemberi kerja yang memiliki pengelolaan dana CSR di perusahaannya agar dapat mendonasikan dana CSR-nya untuk para pekerja-pekerja  rentan tersebut.

Eko juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah provinsi, pemerintah kota/kabupaten, dan para donatur dari perusahaan-perusahaan besar yang sudah mengalokasikan dananya tersebut untuk memberikan perlindungan program  jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja rentan di DKI Jakarta.

Sebagai informasi selama periode bulan Januari 2022 sampai dengan Juni 2022 BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah DKI Jakarta telah membayarkan manfaat program JKK sebesar Rp146,69 miliar dengan jumlah kasus 2.709, dan JHT sebesar Rp4.626,57 miliar dengan jumlah kasus 252.943.

Sementara itu,  untuk JKM sebesar Rp139,37 miliar dengan jumlah kasus 2.966, JP sebesar Rp50,76 miliar dengan jumlah kasus 4.579, JKP sebesar Rp2,34 miliar  dengan jumlah kasus 636.

Mengakhiri keteranganya, Eko juga mengajak dan menghimbau kepada tenaga kerja peserta BPJAMSOSTEK yang telah mencapai usia 56 tahun dan belum mencairkan dana JHT- nya agar dapat mengajukannya ke kantor-kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat atau bisa mengajukannya secara online melalui aplikasi Jamsostek Mobile (JMO) dan lapak asik (Layanan Tanpa Kontak Fisik). (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT