01 July 2022, 22:29 WIB

Petrokimia Gresik Dorong Geliat UMKM


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Dok. Petrokimia Gresik
 Dok. Petrokimia Gresik
wagub Jatim Emil Elistianto Dardak di ajang Mangga Hybrid Expo yang digelar Petrokimia Gresik di Gresik, Jawa Timur

MENYAMBUT HUT ke-50, Petrokimia Gresik mendorong geliat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melalui program Mangga Hybrid Expo (MHE) 2022 di SOR Tri Dharma, Gresik, Jawa Timur.

Acara yang digelar pada 29 Juni hingga 2 Juli 2022 itu dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja pelaku UMKM pascapandemi covid-19.

Kegiatan ini pun mendapat apresiasi langsung dari Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Menurutnya, diperlukan peran aktif banyak pihak untuk membangun UMKM yang jumlahnya sangat banyak di Jawa Timur, dan Petrokimia Gresik sebagai salah satu industri besar memiliki kepedulian untuk berjalan berdampingan membangun UMKM. Sehingga kolaborasi ini menjadi kekuatan besar bagi kemajuan UMKM di Jawa Timur, dan harus menjadi contoh bagi BUMN lain.

“Salah satu UMKM Petrokimia Gresik di stan tadi ada yang telah memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan produk yang kompetitif. Inilah pentingnya kolaborasi,” ujar Emil melaui keyerangan resmi, Jumat (1/7).

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo menyampaikan bahwa UMKM memiliki peranan strategis sebagai pilar perekonomian Indonesia yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan. 

Oleh karena itu, Petrokimia Gresik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia dan BUMN yang juga salah satu pilar penggerak perekonomian, menaruh komitmen dan perhatian tinggi terhadap UMKM, salah satunya melalui program Mangga (akronim dari Mitra Kebanggaan).

Baca juga : Bank Resona Perdania Alami Peningkatan Modal Inti Lebih dari Rp 5 Triliun

“Mangga Hybrid Expo merupakan wujud dukungan perusahaan untuk para pelaku UMKM. Program ini memberikan wadah bagi mitra binaan agar produknya dapat dikenal oleh kalangan yang lebih luas,” ujar Dwi Satriyo.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan (TJSL) / Corporate Social Responsibility (CSR) ini melibatkan 50 mitra binaan terbaik yang terdiri dari berbagai sektor, mulai dari industri kreatif, fashion, jasa, kuliner, dan lain sebagianya.

Selain pameran UMKM, dalam rangkaian MHE 2022 juga diselenggarakan business coaching bertema Bringing More The Young Entrepreneurs to Strengthen of Global and Infinity Sustainable Business dengan pembicara inspiratif seperti Tom Liwafa (young entrepreneur) dan dr. Irmadita Citrashanty (woman entrepreneur).

Lebih lanjut Dwi Satriyo mengungkapkan, industri kreatif merupakan salah satu sektor usaha yang mengalami pertumbuhan sangat signifikan ditengah pandemi Covid-19, dimana mayoritas pelakunya adalah anak muda.

“Oleh karena itu, kita harus terus dorong masyarakat, khususnya anak muda dan perempuan agar berani berwirausaha. Salah satu caranya dengan menghadirkan success story dari para pelaku usaha yang sudah terjun terlebih dahulu,” tandasnya.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani yang juga turut hadir menyampaikan bahwa UMKM adalah kekuatan bersama dalam membangun ekonomi nasional. Dimana dalam membangun UMKM, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik tidak bisa berjalan sendiri, untuk itu dibutuhkan peran bersama dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk Petrokimia Gresik. (OL-7)

BERITA TERKAIT