29 June 2022, 18:01 WIB

RELI Bukukan Kenaikan Laba Bersih 274% di Tahun Lalu


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DOK Reliance Sekuritas Indonesia.
 DOK Reliance Sekuritas Indonesia.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di kantor pusat RELI, Rabu (29/6).

PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (kode saham RELI) memastikan keuntungan pada 2021 tanpa memperhitungkan komponen keuntungan atas penjualan anak usaha di 2020, terdapat peningkatan laba bersih sebesar 274%. Hasil keuntungan sebesar Rp20,9 miliar menjadi laba ditahan. 

Itu merupakan salah satu hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di kantor pusat RELI, Rabu (29/6). RUPST dihadiri oleh seluruh komisaris, direksi, beserta mayoritas pemegang saham.

Presiden Direktur RELI Bagus Abimanyu Lulu mengatakan bahwa dalam menjalankan usaha selama masa pemulihan periode pandemi covid-19, pihaknya mengambil langkah yang tepat sasaran. Fokus pada layanan yang berkualitas dan percepatan pengembangan pada sistem digital dan infrastruktur pendukungnya dinilai sejalan dengan tren perilaku investor sepanjangan 2021 yang sangat mengandalkan platform transaksi online dalam berinvestasi dan berkomunikasi.

Baca juga: Pembelian Minyak Goreng dengan PeduliLindungi Dinilai Menyusahkan 

"Di sisi internal, kami juga optimal dalam pengelolaan financial dan treasury management karena kondisi pasar yang membaik memberi banyak peluang bagi perusahaan untuk dapat mengoptimalkan pertumbuhan aset keuangan internal," ujarnya. Di samping itu, kembali aktifnya divisi investment banking yang berkontribusi 23% dari pendapatan operational RELI menjadi salah satu pendorong profitabilitas RELI di tahun lalu. 

Layanan yang prima berbasis digital masih menjadi fokus utama RELI. Di tahun ini, RELI akan menyuguhkan banyak layanan digital inovatif yang akan semakin melengkapi variasi investasi yang dapat dimiliki oleh para nasabah setianya. Platform wealth management digital berbasis goal (goal based investment) yang akan memudahkan nasabah awam sekali pun untuk berinvestasi serta instrumen investasi berbasis surat utang yang akan melengkapi kebutuhan nasabah akan produk dengan pendapatan tetap berisiko rendah. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT