29 June 2022, 06:50 WIB

Binawan Kirim 150 Tenaga Kesehatan ke Arab Saudi


mediaindonesia.com | Ekonomi

dok.Kemenaker
 dok.Kemenaker
Binawan Group memenuhi permintaan Kemenkes Arab Saudi memgirim 150 nakes untuk RS Pemerintah Arab Saudi di Provinsi Al-Qassim.

BINAWAN Group bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Arab Saudi, mengirim 150 tenaga kesehatan. Untuk memenuhi kebutuhan perawat di Rumah Sakit Pemerintah Arab Saudi di Provinsi Al-Qassim. Tenaga kesehatan (nakes) yang dikirim terdiri dari perawat dan bidan. Nantinya, petugas nakes akan bertugas di fasilitas-fasilitas kesehatan pemerintah Arab Saudi di Provinsi Al-Qassim.

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah, menuturkan bahwa pihaknya terus mendukung pengembangan kompetensi dan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terampil ke luar negeri.

"Pencapaian 150 tenaga kesehatan yang telah berhasil terseleksi dan akan bekerja di Arab Saudi menjadi pertanda bahwa Indonesia memiliki banyak tenaga kesehatan yang kompeten untuk berkompetisi secara global," tutur Ida, dalam keterangannya yang dikutip Rabu (29/6)

"Kami juga berterima kasih kepada Kementerian Kesehatan Arab Saudi atas kepercayaannya terhadap tenaga kerja Indonesia, dan kepada Binawan yang telah memfasilitasi proses rekrutmen dan pelatihan bagi PMI yang berniat untuk bekerja di luar negeri," tambahnya.

Ida berharap dengan adanya kerja sama ini ke depannya akan lebih banyak lagi tenaga kerja Indonesia yang dapat bekerja di luar negeri.

Sementara itu, Chairman Binawan Group, Saleh Alwaini, mengemukakan bahwa pihaknya akan berkomitmen untuk melatih dan mempersiapkan lebih banyak lagi tenaga kesehatan Indonesia yang terampil dan profesional untuk memenuhi permintaan dari berbagai negara, diantaranya Inggris, Jepang, Amerika, Australia, Singapura, dan Jerman.

"Program Binawan ini juga merupakan sarana peningkatan kompetensi (capacity building) tenaga kesehatan Indonesia," tuturnya.

Ia menegaskan bahwa 150 tenaga kesehatan yang segera berangkat telah terlatih, siap dan memenuhi standar kompetensi global.

Ia menyebut Binawan melakukan kerjasama untuk merekrut tenaga kesehatan dan memberikan pelatihan untuk memenuhi standar internasional yang dipersyaratkan.

Para tenaga kesehatan dibekali persiapan berupa pelatihan bahasa asing, matrikulasi kompetensi masing-masing profesinya, sesuai dengan standarisasi yang dipersyaratkan oleh lembaga pelayanan kesehatan di luar negeri, terutama Arab Saudi.

Adapun perwakilan Kementerian Kesehatan Arab Saudi telah menyeleksi ratusan kandidat sejak Maret 2022. Sebanyak 150 kandidat yang tersebar dari 10 provinsi di Indonesia telah lolos seleksi. (OL-13)

Baca Juga: OJK Lampung Edukasi Literasi Keuangan di Lampung Tengah

BERITA TERKAIT