28 June 2022, 22:00 WIB

Shell Dukung Pemanfaatan Energi Bersih di Indonesia


M Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi

AFP/Shaun Curry
 AFP/Shaun Curry
Logo perusahaan migas Shell 

PERUSAHAAN minyak dan gas multinasional asal Belanda, Shell plc, tengah mengembangkan pemodelan scenarios sketch untuk Indonesia. Ini ditujukan untuk membantu berbagai pihak menambah wawasan serta memahami perubahan dunia dan sistem energi dalam beberapa tahun mendatang.

"Scenarios Sketch Indonesia ini untuk membantu menemukan peta jalan paling efektif guna mewujudkan target Indonesia mencapai net zero emission di 2060," kata Kepala Ekonom Shell International Malika Ishwaran dalam sebuah diskusi di Jakarta, Selasa (28/6).

Pengembangan skenario tersebut, lanjutnya, turut melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti pemerintah dan asosiasi usaha energi. Malika menyebutkan, pengembangan pemodelan skenario itu sejalan dengan strategi powering progress yang dirancang perusahaan.

Shell International diketahui berkomitmen mempercepat transisi bisnis menuju perusahaan energi dengan net zero emission di 2050. Kenaikan harga energi dunia sedianya membuat perusahaan mendapatkan keuntungan.


Baca juga: Indonesia Surplus Dagang Rp16,62 Triliun dengan Tiongkok


Keuntungan dari kondisi tersebut kemudian akan dimanfaatkan oleh Shell untuk mendorong percepatan net zero emission. Malika menyampaikan, perusahaan akan memanfaatkan laba untuk mengalihkan operasionalisasi ke sistem yang lebih ramah lingkungan.

"Kami sekarang tidak hanya fokus pada investasi bahan bakar fosil. Kami punya fokus untuk mengembangkan bisnis yang mampu mendukung terciptanya nol emisi di 2030, 2060," terang Malika.

Salah satu inisiatif yang dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut ialah melalui Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). "Shell juga mendukung upaya pemerintah Indonesia terkait EV battery. Di Eropa pun demikian, di inggris dan Belanda, kami punya target untuk menyediakan 500 ribu titik pengisian," tambahnya.

Wakil Presiden Perdagangan dan Pasokan PT Shell Indonesia Sendy Soeriaatmadja di kesempatan yang sama mengatakan, Shell saat ini telah memiliki tiga SPKLU di Indonesia yang tersebar di tiga SPBU yakni, Pluit, Antasari, dan Jagorawi.

"Kami tentu ingin segera menambah investasi SPKLU ini. Tapi kami juga menunggu tata cara monestasinya dari pemerintah," ujarnya. (S-2)

BERITA TERKAIT