20 June 2022, 22:23 WIB

PPI Luncurkan Produk Minyak Goreng, Beras, dan Sabun Cuci Piring di HUT Ke-19


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. PPI
 Dok. PPI
Peluncuran produk minyak goreng, beras, dan sabun cuci piring oleh PPI di HUT ke-19

PERUSAHAAN Perdagangan Indonesia (PPI) merayakan HUT ke-19 dengan meluncurkan produk pangan terbaru berupa Minyak Goreng Liva, Beras Cap 3 Warung, dan Sabun Pencuci Piring Okemam. 

Asisten Deputi Bidang Industri Pangan dan Pupuk Kementerian Badan Usaha Milik Negara Zuryati Simbolon mengatakan, peluncuran ketiga produk itu juga menjadi salah satu peran PPI dalam meningkatkan fungsi sebagai perusahaan trading logistic yang menyediakan produk pangan dan lainnya untuk kebutuhan masyarakat. 

Mengusung tema "Growing in Harmony" dalam HUT ke-19, PPI berkomitmen untuk terus bertumbuh secara harmoni dalam ekosistem yang seimbang sebagai perwujudan program kerja dan bisnis yang sejalan dengan environmental, social dan governance (ESG) melalui strategic initiative dalam inklusivitas, digitalisasi, dan peningkatan kapabilitas talenta, sosial dan tata kelola. 

Zuryati menegaskan, fungsi PPI sangat amat penting dalam rantai nilai bumn holding  pangan, yang menjaga  ketersediaan dan keterjangkauan dalam penyediaan produk pangan. 

“Bagaimana kita menciptakan trading yang menguntungkan, optimise pembiayaan dengan harga kompetitif dan salah satu pekerjaan rumah yang penting yaitu optimalisasi aset bagi supply chain management," katanya.

Minyak Goreng LIVA berasal dari perkebunan kelapa sawit nusantara yang diolah oleh anak bangsa, sehingga menjadi minyak goreng premium untuk keluarga Indonesia. 

LIVA kaya akan vitamin A dan berwarna kuning keemasan dari betakaroten. Diproses melalui 2 kali tahap penyaringan, LIVA teruji memiliki daya penurunan mutu yang lebih lambat dari minyak goreng lainnya, sehingga menghasilkan minyak goreng yang tidak hanya higenis, tetapi juga jernih berkualitas dan aman dikonsumsi. Minyak premium LIVA akan dijual kisaran di Rp22.000-Rp.23.000.

Beras Cap 3 Warung berawal dari persamaan antara Beras dan Warung yang keduanya menjadi bagian penting dari sendi kehidupan masyarakat Indonesia. Dari penyilangan benih padi varietas unggul Ciherang dan Kebo, Beras Cap Tiga Warung hadir dengan aroma wangi pandan dengan tekstur yang lebih pulen. 

Mutunya terjamin, murni, dan alami, yang terbebas dari pewangi, pemutih, dan pengawet, sangat baik dikonsumsi setiap hari. Beras Cap 3 Warung ini dengan harga jual berkisar Rp238.000/pack kemasan 25 Kg. 

Produk ketiga adalah Sabun Pencuci Piring Okemam yang diklaim ampuh untuk membasmi bau amis dan lemak membandel. Setiap tetes Okemam mengandung ekstrak jeruk nipis dan bahan aktif surfaktan. 

Baca juga : Penyusunan Draf RUU Perkoperasian Ditargetkan Rampung Oktober 2022

Bahan aktif surfaktan bekerja ekstra mengikat kotoran berminyak dan lemak, yang akan larut dalam air. Ekstrak jeruk nipis memiliki aroma kuat untuk membantu menghilangkan bau, bahkan pada wadah plastik sekalipun. Dapat diperoleh dikisaran Rp7.000 per kemasan 400 ml.

Direktur Utama PPI Nina Sulistyowati mengatakan, pada tahap awal produk-produk tersebut akan tersedia di cabang-cabang PPI di seluruh Jawa serta di market General Trade dan e-commerce. 

“Kami juga akan berkolaborasi dengan modern market dalam pendistribusian di outlet seluruh Indonesia dan mendatangkan traffic customer dari jaringan cabang PPI dan mitra Warung Pangan,” kata NIna.

Pada tahun ini bersama IDFood, PPI mendapat kepercayaan untuk menjalankan distribusi minyak goreng ke seluruh Indonesia. Tercatat sejak awal peluncuran program hampir mencapai 20 juta liter minyak goreng telah disalurkan PPI melalui pasar-pasar tradisional, 32 cabang PPI maupun melalui saluran digital kami yaitu aplikasi Warung Pangan ke ribuan mitra warung pangan.  

"Melalui anak usaha PPI yaitu PT BGR Logistik Indonesia kami juga dipercaya untuk menyalurkan bahan-bahan kebutuhan pokok berupa gula putih, beras, minyak goreng dan daging ke berbagai daerah, termasuk bekerjasama dengan kementrian perhubungan menggunakan tol laut," ujar Nina.

Di bidang pengembangan bisnis berbagai inisiatif strategis dilahirkan oleh Break through Project Team, beberapa diantaranya yaitu pengembangan produk-poduk baru, perluasan bisnis komoditas pangan lainnya serta perdagangan Internasional. Minggu depan PPI kembali akan menghelat ekspor kopi ke Mesir sebanyak 79,2 ton, sebagai bagian dari komitmen 3000 MT, yang sudah di ekspor mulai januari tahun 2022 ini dengan total 461 ton.   

Direktur SDM ID Food Endang Suraningsih mengatakan, sia 19 ini adalah sebuah challenge bagi PPI sebagai perusahaan trading logistik, yakni bagaimana mencapai harga bersaing dalam bisnisnya dan secara bersama – sama membangun harmoni dalam supply chain management yang terintegrasi. 

Dalam acara tersebut, PPI bersama PT Dinamika Utama Pangan (DUP) juga melakukan perjanjian kerja sama mengenai penyediaan produk konsumsi. 

Dalam rangkaian HUT PPI ke-19, PPI juga melakukan kegiatan CSR di antaranya melakukan program pengendalian penanganan sampah di Lampung, menyalurkan program wakaf Al-quran di Sumatera Barat, melakukan perbaikan jalan desa Boyolali, dan pasar murah BUMN Holding Pangan di beberapa wilayah. Kegiatan lainnya adalah perhatian terhadap lingkungan dan penghijauan di seluruh kantor cabang PPI. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT