20 June 2022, 17:11 WIB

Jokowi Pastikan tidak Ada Penghapusan Subsidi BBM, LPG 3 Kg dan Listrik


Andhika Prasetyo | Ekonomi

Antara
 Antara
Presiden Jokowi saat berbincang dengan pedagang pasar di wilayah Serang, Banten.

PRESIDEN Joko Widodo memastikan bahwa pemerintah tidak akan menghapus subsidi bahan bakar minyak (BBM), LPG 3 kilogram dan listrik. 

Kebijakan tersebut akan tetap diterapkan demi menjaga daya beli masyarakat di level terbawah. Apalagi, di tengah ancaman krisis pangan dan ketidakpastian ekonomi global.

Baca juga: Presiden Murka Terhadap Bulog, Ungkap Stok Beras Busuk dan Rusak

"Walaupun beban fiskal kita berat, pemerintah sudah berkomitmen untuk terus memberi subsidi kepada masyarakat bawah," tegas Jokowi, sapaan akrabnya, di Istana Merdeka, Senin (20/6).

"Baik yang berkaitan dengan BBM, terutama solar, yang berkaitan dengan gas dan listrik. Ini yang harus terus kita jaga," imbuhnya.

Sebagai gantinya, Kepala Negara meminta seluruh kementerian/lembaga, BUMN dan pemerintah daerah untuk menghapus semua belanja barang dan jasa yang tidak penting. 

Baca juga: ESDM: belum Ada Kenaikan Tarif Listrik di Mal dan Industri

Menurut Jokowi, dengan penghematan anggaran sebesar-besarnya, pemerintah dapat memiliki kelonggaran fiskal.

"Mana yang bisa diefisiensikan, mana yang bisa dihemat, mana kebocoran yang bisa dicegah, semua harus dilakukan di posisi seperti sekarang ini," tandas Presiden.(OL-11)

BERITA TERKAIT