19 June 2022, 23:10 WIB

Dorong Ketahanan Pangan, Dinamika Utama Pangan Kolaborasi dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Dok. Dinamika Utama Pangan
 Dok. Dinamika Utama Pangan
Kerja sama Dinamika Utama Pangan dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia dalam distribusi Komoditas Pangan

KETAHANAN pangan yang terus didorong pemerintah mendapat sambutan positif dari pelaku usaha komoditas pangan, salah satunya Dinamika Utama Jaya Group melalui anak usahanya Dinamika Utama Pangan (DUP) yang menjalin kolaborasi melalui perjanjian kerja sama dengan Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI).

Kerja sama yang ditandatangani Direktur Utama PT Dinamika Utama Pangan Mohammad Subhan dan Direktur Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia Nina Sulistyowati, Minggu (19/6) itu, mencakup distribusi produk konsumsi dan pangan.

"Kami, PT Dinamika Utama Pangan, memiliki komitmen kuat dalam memenuhi kebutuhan produk produk komoditi, perdagangan ikan hasil tangkapan, dan berbagai bahan konsumsi khususnya untuk Wilayah Timur Indonesia. Merupakan sebuah langkah strategis perusahaan dengan dilakukannya kerjasama penyediaan produk-produk komoditi, perdagangan hasil laut dan berbagai barang konsumsi dengan PT PPI Persero, dimana PPI memiliki sumber daya yang optimal di bisnis trading dan logistik," kata Subhan dalam keterangannya.

Nina Sulistyowati menambahkan, pada tahap awal, produk-produk tersebut sudah tersedia di cabang-cabang PPI di seluruh Jawa, serta di market general trade dan e-commerce. Selain itu ia juga mengatakan tentang kolaborasi yang optimal untuk pemasaran produk. 

Baca juga : 450 Ekor Sapi BULS Sidrap Mendarat di Jakarta Penuhi Stok Kurban

“Kami juga akan berkolaborasi dengan modern market dalam pendistribusian di outlet seluruh Indonesia dan mendatangkan traffic customer dari kalangan karyawan BUMN holding pangan se-Indonesia,” Ungkap Nina.

CEO Dinamika Utama Jaya Group Zaenal Aziz mengatakan, kerja sama itu diharapkan mampu meningkatkan stabilitas pangan, dengan terus menjaga kualitas dan kuantitas yang dibutuhkan masyarakat di Indonesia. 

"Ini bagian dari langkah strategis DUP untuk mendukung ketahanan pangan nasional," ungkapnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT