10 June 2022, 16:07 WIB

PPI Turki bersama Diaspora Gelar Pasar Senggol Perdana


Mediaindonesia.com | Ekonomi

Metro TV.
 Metro TV.
Festival Pasar Senggol Turki.

PERHIMPUNAN Pelajar Indonesia (PPI) Turki bersama Diaspora Indonesia berkolaborasi dengan KJRI Istanbul dan PPI Dunia sukses menggelar festival perdana Pasar Senggol Turki (PST) di Halic Congress Center, Istanbul (5/6). Rumah BUMN turut mendukung kegiatan tersebut.

"Pasar Senggol ialah ajang pameran perdana yang diselenggarakan oleh PPI Turki dan Diaspora Indonesia," tutur Ketua PPI Turki Fauzul Azhim dalam sambutan PST. Tidak hanya memamerkan produk UMKM dan kuliner Indonesia saja, kuliner yang berasal dari Asia Tenggara melengkapi jajanan yang berada di PST. Festival tersebut dimeriahkan pula dengan berbagai tarian tradisional Indonesia seperti dari Minang, Bali, dan daerah lain.

Festival itu dihadiri langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal, Konsul Jenderal (Konjen) Republik Indonesia di Istanbul Imam As'ari, serta konjen dari negara lain seperti Malaysia, Korea, Filipina, dan Australia. Festival ini mendapat respons baik dari masyarakat dilihat dari jumlah pengunjung yang hadir mencapai sekitar 3.000 orang, baik dari warga Indonesia yang ada di dalam maupun luar kota Turki, warga Asia, maupun warga lokal yang turut antusias berpartisipasi. 

Festival PST diikuti oleh 73 peserta pameran yang terdiri atas 41 pelaku usaha diaspora Indonesia di Turki, 24 pelaku usaha dari Indonesia (termasuk 14 UMKM binaan 6 BUMN yang tergabung dalam Rumah BUMN), dan 8 peserta pelaku usaha Turki dan diaspora ASEAN (Thailand, Filipina dan Malaysia). Sekitar 40% dari exhibitors (diaspora Indonesia dan ASEAN) menjajakan ragam kuliner siap saji dari Indonesia dan Asia Tenggara serta 60% peserta lain memamerkan ragam produk home decor, handicraft, fesyen, aksesori, kosmetik, bumbu, dan komoditas pertanian (kopi, teh, madu, vanilla dsj) serta produk jasa logistik, pendidikan dan pariwisata. 

Diperkirakan transaksi ritel, khususnya produk kuliner, spices, handicraft, dan fesyen, yang berlangsung di Festival PST mencapai lebih dari Rp500 juta. PST juga meluncurkan Komunitas Ekonomi Diaspora Indonesia (KEDI) yang diketuai oleh Emilio selaku CEO dari Enturk Lojistik. Komunitas ini secara umum dibentuk untuk memperkuat jaringan dan kesempatan pebisnis Indonesia yang berada di Turki.

Baca juga: Dirut Garuda Beberkan Isi Proposal Damai yang Diberikan ke Kreditur

Ketua PPI Turki Fauzul Azhim menuturkan bahwa kegiatan PST merupakan bentuk kegiatan kolaborasi dari PPI Turki dan Diaspora Indonesia sebagai manifestasi keberlangsungan nilai kebudayaan dan ekonomi bangsa. PPI Turki bersama PPI Dunia menggandeng Rumah BUMN untuk mendukung menyukseskan kegiatan PST perdana usai masa pandemi yang melanda dalam kurun waktu dua tahun. Para pelajar Indonesia yang berada di kota Istanbul juga tergabung dalam tim sukses PST.

Ide pertama Festival PST digagas oleh Pariani selaku Diaspora Indonesia di Turki dan Konjen Imam As'ari. Dalam kurun waktu kurang lebih tiga bulan, Diaspora Indonesia bersama tim PPI Turki berhasil menyiapkan acara ini hingga menjadi sukses dan menerima apresiasi dari banyak kalangan. PST ini menjadi tolak ukur dan gambaran bagi kegiatan serupa tahun berikutnya. Harapannya, PST bukan hanya sebagai festival ekonomi dan budaya atau sebatas tempat berkumpulnya Diaspora Indonesia di Turki. Lebih dari itu, acara ini bisa menjadi tempat wisata bagi warga Turki juga warga Indonesia yang sedang berkunjung ke Turki. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT