07 June 2022, 17:08 WIB

PPI Dunia Fasilitasi Penjajakan Ekspor Rumah BUMN ke Turki


Mediaindonesia.com | Ekonomi

DOK Pribadi.
 DOK Pribadi.
Produk yang dipresentasikan di antaranya madu dari Jambi dan kopi bermani dari Bengkulu sebagai binaan dari PLN.

PERHIMPUNAN Pelajar Indonesia Dunia (PPID) Kabinet Cendekia Apik sangat serius mengusahakan cita-cita UMKM menembus pasar internasional. Terbaru, PPI Dunia memfasilitasi pertemuan business matching antara Rumah BUMN dengan Musiad Turki (Asosiasi Industrialis dan Pengusaha Independen Turki) dalam rangka untuk menjajaki peluang ekspor produk-produk UMKM binaan dari Rumah BUMN dari BNI, BRI, Mandiri, PLN, Telkom Indonesia, dan Pertamina. 

Business matching itu diarsiteki langsung oleh Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi dan Aswin Rangkuti yang datang langsung dari Denmark. Rombongan PPI Dunia dan Rumah BUMN disambut langsung di kantor pusat Musiad oleh Direktur Hubungan Luar Negeri Musiad Mehmet Cakmak dan Ketua Dewan Sektor Pariwisata Musiad Murat Kundak. 

Koordinator PPI Dunia Faruq Ibnul Haqi menyampaikan bahwa PPI Dunia berperan sebagai jembatan untuk menghubungkan dengan asosiasi pebisnis di luar negeri salah satunya dengan Musiad Turki. "Produk-produk UMKM di bawah binaan Rumah BUMN akan kita link and match-kan dengan perusahaan di bawah naungan Musiad," pungkas kandidat doktor dari University of South Australia itu.
 
Dalam meeting tersebut, Murat Kundak menyambut hangat kedatangan rombongan PPI Dunia dan Rumah BUMN di kantornya. Murat menyampaikan bahwa Musiad memiliki anggota lebih dari 12.000 perusahaan dan terkoneksi dengan jejaring Musiad di 81 negara seluruh dunia. 

"Produk-produk UMKM Rumah BUMN akan kami sampaikan kepada komisi masing-masing Musiad sesuai dengan kategorinya. Dengan melihat kualitas dan kemampuan jumlah produksinya sangat optimistis untuk bisa masuk pasar Turki dan negara di jejaring Musiad," pungkas Murat dalam kesempatan business matching meeting tersebut. 

Di akhir pertemuan, Murat juga menambahkan ingin datang langsung ke Indonesia untuk menjajaki kesempatan peluang bisnis dalam skala besar dengan Rumah BUMN. "Besar harapan peluang dan kesempatan ini bisa direalisasikan," tutup Murat dengan penuh optimistis bisa direalisasikan.

Baca juga: Industri Kelapa Sawit Serap 16 Juta Tenaga Kerja

Alief yang mewakili SKB KBUMN juga merespons akan menindaklanjuti dengan stakeholders terkait. Alief juga berkoordinasi dengan Jakarta untuk menindaklanjuti peluang tersebut.

Aswin Rangkuti yang memoderatori business matching memberikan kesepatan kepada mnasing-masing Rumah BUMN untuk mempresentasikan produknya. Produk yang dipresentasikan di antaranya madu dari Jambi dan kopi bermani dari Bengkulu sebagai binaan dari PLN serta batik dari Cilegon binaan dari Bank Mandiri. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT