02 June 2022, 13:40 WIB

Lima Kategori Produk FMCG Terbanyak Dipilih Konsumen


Mediaindonesia.com | Ekonomi

MI/Adam Dwi.
 MI/Adam Dwi.
Pedagang biskuit dan kue kering musiman di Jalan Raya Bogor, Jakarta.

LIMA kategori produk FMCG yang paling banyak dipilih konsumen yaitu mi instan, biskuit, kopi instan, deterjen, dan penyedap rasa. Kelimanya memiliki kedekatan tersendiri bagi konsumen di Indonesia.

"Hal itu terlihat dari statistik yang menunjukkan bahwa 9 dari 10 rumah tangga di Indonesia membeli produk dari kategori tersebut secara rutin, rata-rata sebanyak 35 kali dalam satu tahun," ujar Venu Madhav, Managing Director of Kantar Indonesia Worldpanel Division. Indomie lanjutnya, tetap memimpin di Indonesia sebagai brand yang paling dipilih konsumen dan mengamankan peringkatnya di tingkat global di posisi ke-8. Merayakan ulang tahunnya yang ke-50 tahun ini, Indomie terus menjadi pilihan teratas bagi konsumen.

Selain itu, SoKlin tetap bertahan sebagai brand yang paling dipilih di sektor perawatan rumah dan tetap di lima peringkat teratas di level FMCG. Kemampuannya untuk tetap dekat dengan konsumen ditunjukkan dengan menawarkan pilihan varian baru, seperti So Klin Antisep dan So Klin aroma Korea sebagai portofolio tambahan untuk tetap relevan dengan konsumen.

Mama Lemon memenangkan predikat brand dengan pertumbuhan tercepat. CRP Mama Lemon meningkat sebesar 17% dan berhasil melesat naik dari posisi kelima tahun lalu. Top Coffee berhasil menempati peringkat ke-2 Top Growing Brands dan peringkat ke-5 brand yang paling dipilih konsumen. Pencapaian ini terutama didorong oleh inovasi Kopi Gula Aren yang
meningkatkan hampir 3 juta pembeli baru ke brand Top Coffee. Keberhasilan tersebut mencerminkan kemampuan brand untuk memenangkan pilihan konsumen dengan inovasi dan didukung oleh komunikasi yang relevan.

"Bear Brand menyabet penghargaan The Darkhorse Brand yang mengacu pada brand FMCG yang tumbuh paling cepat di peringkat 50-100. Bear Brand juga naik peringkat menjadi brand nomor lima yang paling banyak dipilih di sektor produk susu, dua posisi lebih tinggi dari tahun lalu," ulasnya. Memanfaatkan lebih banyak momen dan kesempatan menjadi kunci sukses untuk memenangkan pilihan konsumen, terindikasi dari 6 juta pembeli baru yang membeli brand ini di 2021.

Itu terungkap dari beberapa hasil studi Brand Footprint Indonesia 2021 sebagai studi tahunan Kantar yang mengukur brand paling sering dibeli oleh konsumen. Brand Footprint meliputi lebih dari 550 brand di lima sektor FMCG, yakni makanan, minuman, produk susu, perawatan rumah, dan perawatan tubuh. Studi Brand Footprint Indonesia tahun ini mencakup 97% dari total rumah tangga baik di kota besar, kota kecil, dan daerah lain yang merepresentasikan 68 juta rumah tangga.

Senior Marketing Manager of Kantar Indonesia Worldpanel Division, Corina Fajriyani, menjelaskan lebih jauh bahwa dalam studi tahunan Brand Footprint, Kantar mengacu pada matriks yang disebut consumer reach point (CRP). CRP merupakan matriks yang mengalkulasikan jumlah rumah tangga yang membeli brand tertentu (penetrasi) dengan berapa kali brand tersebut dibeli (pilihan konsumen). Dalam kata lain, nilai CRP dapat menunjukkan seberapa dekat suatu brand dengan
konsumen.

Agar para brand dapat meningkatkan CRP dan menjadi lebih dekat dengan konsumennya, Kantar menyimpulkan ada lima kunci sukses yang dapat diterapkan.

1. More targets

Dengan membuka akses untuk target konsumen yang lebih luas, brand dapat meningkatkan posisinya di pasar. Salah satu cara brand menerapkan strategi ini dengan menjawab kebutuhan dari target konsumen yang lebih luas, contohnya status sosial-ekonomi dan kelompok usia.

2. More presence

Brand dapat melakukan ekspansi secara geografis, untuk hadir lebih dekat dengan lebih banyak konsumen. Selain memperluas cakupan secara geografis, penting juga bagi brand untuk menerapkan strategi omnichannel dalam hal pemasaran.

3. More categories

Berinovasi di kategori baru dapat membantu brand untuk mengakomodir kebutuhan konsumen di luar portfolio yang selama ini sudah beredar.

4. New needs

Memahami kebutuhan baru dari konsumen secara tepat dapat membantu brand untuk mengidentifikasi oportuniti untuk mengembangkan brand lebih jauh.

5. More moments

Memperkuat relevansi brand di lebih banyak kesempatan dan momen tentunya akan mendorong konsumen untuk menggunakan produk dari brand tersebut. Dengan demikian, hubungan antara brand dan konsumen akan menjadi lebih dekat. (RO/OL-14)

BERITA TERKAIT