23 May 2022, 14:23 WIB

Nilai Perdagangan RI-Kanada Naik 32,5%, Mendag: Kerja Sama Diperkuat


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

Antara
 Antara
Menteri Perdagangan M Lutfi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR.

SEIRITNG peningkatan perdagangan sebesar 32,54%, Indonesia mengajak Kanada untuk mempererat kerja sama perdagangan dan investasi. Tujuannya, menjamin pemulihan ekonomi kedua negara pascapandemi covid-19.

Ini disampaikan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Usaha Kecil, Promosi Ekspor, dan Perdagangan Internasional Kanada Mary Ng, Sabtu (21/5). Pertemuan itu diadakan di sela-sela Pertemuan Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT) di Bangkok, Thailand, pada 21–22 Mei 2022.

"Kami berharap Indonesia dan ASEAN dapat menjalin kerja sama yang erat dengan Kanada. Untuk memastikan pemulihan ekonomi yang pesat di kawasan,” ujar Lutfi dalam keterangan resmi, Senin (23/5).

Baca juga: Larangan Ekspor CPO, Mendag: Kepentingan Rakyat yang Utama

Nilai perdagangan Indonesia dengan Kanada pada periode Januari-Maret 2022 tercatat US$942,66 juta, atau meningkat 32,54% dibandingkan periode sama pada 2021 dengan US$711,25 juta.

Pada 2021, total perdagangan Indonesia dengan Kanada tercatat US$3,1 miliar. Produk ekspor unggulan Indonesia ke Kanada adalah karet alam, seragam olahraga, suku cadang motor, ban pneumatik dan alas kaki. Sementara itu, produk impor unggulan Indonesia dari Kanada adalah gandum, pupuk, pulpkayu, kedelai, dan bijih besi.

Menteri Perdagangan Kanada menyampaikan bahwa fokus kerja sama perdagangan negaranya terkait standar, lingkungan dan tenaga kerja. Mary menilai bahwa standar produk yang tinggi merupakan pelayanan yang baik untuk konsumen.

"Standar produk yang baik di sini bukan hanya dilihat dari segi kualitas barang itu sendiri, melainkan kami melihat secara keseluruhan. Dari proses produksi yang melibatkan tenaga kerja yang ahli, sampai kontribusinya ke lingkungan," jelas Mary.

Baca juga: Sumbang Devisa Rp5,9 T, Sandiaga Harapkan Ada Lonjakan Turis Timur Tengah

Hal lain yang dibahas dalam pertemuan Lutfi dengan Mary adalah perkembangan terkini Perundingan Persetujuan Ekonomi Komprehensif antara Indonesia dan Kanada (ICA–CEPA). Lutfi mengapresiasi jalannya perundingan pertama pada 14–19 Maret 2022, yang berhasil mencari kesamaan pandangan kedua negara.

Adapun putaran kedua perundingan diagendakan pada paruh kedua 2022. Kedua negara juga membahas perkembangan terkait persiapan Perundingan Persetujuan Perdagangan Bebas antara ASEAN dan Kanada (ACAFTA).

Tim perunding ASEAN dan Kanada telah menyelesaikan dokumen Terms of Reference untuk Komite Perundingan Perdagangan, Rencana Kerja Tahun 2022 dan Struktur Perundingan ACAFTA.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT