18 May 2022, 16:19 WIB

Menhub: Penghapusan PCR akan Dongkrak Jumlah Wisatawan Asing


Andhika Prasetyo | Ekonomi

ANTARA/FIKRI YUSUF
 ANTARA/FIKRI YUSUF
 Calon penumpang pesawat melihat jadwal penerbangan di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali.

MENTERI Perhubungan Budi Karya Sumadi meyakini kedatangan wisatawan asing akan melonjak setelah Presiden Joko Widodo memutuskan menghapuskan kebijakan tes PCR bagi para pelaku perjalanan dari luar negeri.

Optimisme tersebut ia sampaikan kepada wartawan di sela-sela Changi Aviation Summit di Singapura, Rabu (18/5).

"Ini keputusan yang luar biasa karena ekspektasi saya dua minggu lagi baru dihapuskan. Saya sudah sampaikan kepada Pak Dirjen Perhubungan udara untuk bersiap-siap terjadi suatu pergerakan yang luar biasa," ujar Budi.

Ia memproyeksikan, dalam beberapa waktu ke depan, turis asing yang berkunjung ke Bali akan naik berkali-kali lipat.Dari satu negara saja, Singapura misalnya, penerbangan ke Bali akan mencapai 10 kali dalam sehari.

"Kalau satu flight saja ada 200 orang, berarti ada 2.000 orang yang datang. Kalau mereka tinggal lima hari jadi 10.000. Bisa ada 20 hotel yang penuh turis," jelasnya.

Baca juga: Menhub: Industri Penerbangan akan Pulih Maksimal 2023

Menurut Budi, perkembangan jumlah wisatawan asing di Bali begitu penting bagi Indonesia. Pasalnya, kawasan wisata itu merupakan salah satu parameter pertumbuhan ekonomi sehingga harus betul-betul dimaksimalkan.

Melalui kebijakan penghapusan kewajiban PCR bagi pelaku perjalanan luar negeri, ia menyebut pemerintah telah menghilangkan ketidakpastian yang akhirnya memberikan manfaat besar bagi perekonomian nasional.

Meskipun rem sedikit dikendurkan, ia juga memastikan protokol kesehatan di lapangan akan tetap dijalankan.

"Kita pastikan protokol kesehatan tetap dijaga. Di waktu yang bersamaan, kita bisa mempertanggungjawabkan itu dengan lebih rileks," tandasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT