17 May 2022, 10:26 WIB

Token Sangkara Mulai Dilirik di Luar Negeri


Mediaindonesia.com | Ekonomi

cryptobuyclub.com
 cryptobuyclub.com
Ilustrasi 

Token dalam negeri, Sangkara mulai dilirik penduduk luar negeri. CMO Sangkara $MISA, Albert Setiawan mengatakan saat ini pihaknya tengah banyak undangan untuk memperbincangan token ini dengan banyak pihak di berbagai negara seperti Turki, Italia, dan India.

Albert juga sudah mendapat undangan memberikan kuliah di salah satu universitas besar di Kuala Lumpur, Malaysia. "Memang kadang karya anak bangsa sulit dihargai di negeri sendiri, itu betul sekali, banyak yang berhasil di luar negeri, baru dihargai di Indonesia," tutup Albert.

Terbaru, dia berkolaborasi dengan Youtuber Rusia, Mak berkolaborasi dengan Albert Setiawan membahas Token Sangkara ($MISA). Hal ini berbarengan ketika di luar negeri sepertinya mendapat sorotan yang luar biasa di tengah hancurnya seluruh mata uang Kripto.

"Kami mencoba menghubungi kontak yang ada di website dan ngobrol dengan CMO Sangkara $MISA, Albert Setiawan. Kata dia, pihaknya memang mendevelop token Sangkara $MISA, NFT Market Place SangkaraNFT.com, paltform Music Bantayahall.com, platfom Film Pamorstudio.com dan berbagai usaha digital lainnya," ungkap Mak.

Albert menjelaskan, Sangkara $MISA adalah startup yang mengadalkan banyak bantuan dari teman-teman di luar negeri untuk bisa seperti sekarang. "Di tengah situasi krisis kepercayaan kepada mata uang Kripto, pihaknya memberikan jawaban yang berbeda, membuat Mata Uang Kripto sebagai aset digital dan bukan mata uang," kata Albert.

Aset digital artinya memperlakukan aset kripto sebagai bagian dari perusahaan itu sendiri dan menjadikan perusahaan sebagai underlyingnya. Kurang lebih seperti saham tapi berbentuk token.

Keunikan dari Sangkara $MISA ini berhasil membuat harga Sangkara naik 10 kali lipat dalam dua  minggu terakhir. Juga pilihan Sangkara untuk Audit CERTIK, hanya listing di CEX (Centralized Exchanger) Dunia, membuat seluruh dunia menjadikan Sangkara $MISA menjadi salah satu token primadona di situasi saat ini. Naiknya tidak seperti token lain yang 100.000%, tetapi bertahap sedikit demi sedikit. (OL-12)

BERITA TERKAIT