17 May 2022, 07:32 WIB

Menkop UKM Identifikasi Koperasi yang Siap Produksi Minyak Goreng


Despian Nurhidayat | Ekonomi

ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
 ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
Mnekop UKM Teten Masduki (kiri) meninjau sejumlah UMKM saat pameran di Harbour Bay, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (30/3).

MENTERI Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki mengatakan bahwa pihaknya kini tengah mengidentifikasi koperasi-koperasi yang memungkinkan untuk memproduksi minyak goreng.

Hal ini dilakukan agar dapat memberikan alternatif pasokan minyak goreng sawit di kalangan masyarakat.

“Kita sudah dan sedang terus identifikasi beberapa koperasi untuk produksi minyak goreng, nah standarnya yang harus dikecualikan ya,” ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Selasa (17/5).

Teten menyadari bahwa memang akan membutuhkan waktu yang lama untuk mendorong koperasi dapat memproduksi minyak goreng dengan kuota yang cukup besar.

Baca juga: Teten: Konglomerasi Bisnis Besar di e-Commerce mesti Dicegah

Namun, dia berharap usaha itu bisa segera diwujudkan tahun ini dan ia pun sangat optimistis. “Memang butuh waktu, mudah-mudahan tahun ini bisa. Di Sumatra akan ada piloting,” kata Teten.

Lebih lanjut, Teten mengatakan minyak goreng yang diproduksi rakyat ternyata juga sangat sehat bahkan bisa dipakai untuk program stunting atau gizi buruk.

“Sekarang ini kan banyak kasus minyak gorengnya itu putih kan kayak dibleaching. Saya sedang mengusulkan minyak sawit diproduksi koperasi dan petani standarnya dibedakan, tidak harus putih, tapi warnanya kuning dan merah juga lebih sehat,” tuturnya.

“Selain itu produksi minyak sawit enggak kemudian didominasi usaha besar tapi juga pelaku usaha kecil dan toh teknologi untuk produksi ini juga sudah murah kan,” pungkas Teten. (Des/OL-09)

BERITA TERKAIT