16 May 2022, 13:28 WIB

Erick Janji Terus Fasilitasi Pasokan BBM & Pembiayaan untuk Nelayan


Insi Nantika Jelita | Ekonomi

ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
 ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko
Ilustrasi nelayan

MENTERI BUMN Erick Thohir menegaskan akan memprioritaskan fasilitas bagi nelayan Indonesia. Prioritas itu di antaranya memasok bahan bakar minyak (BBM) yang terjangkau serta pembiayaan usaha.

Hal ini diutarakan Erick di tengah kunjungan kerja ke kawasan Nelayan di Pantai Muncar Banyuwangi, Minggu (15/5).

"Saya mendengar bahwa 60-70% dari biaya melaut nelayan adalah untuk membeli BBM. Maka, sewajarnya di tiap-tiap kantung nelayan ada layanan BBM," ujar Erick dalam keterangan resmi.

Ia kemudian menambahkan, nelayan memiliki peran sentral bagi masa depan Indonesia. Pemerintah akan terus mendukung terciptanya ekosistem usaha nelayan yang maju.

"Ekosistem usaha nelayan harus terus disehatkan. Mulai dari akses terhadap BBM, pembiayaan hingga pemasaran," imbuhnya.

Baca juga:  Nelayan Masih Libur Lebaran Harga Ikan Segar di Aceh Tinggi

Tidak hanya soal BBM, Menteri BUMN menggaransi pihaknya akan memprioritaskan pembiayaan bagi nelayan.

Erick mengklaim sejumlah bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) telah memberikan sejumlah fasilitas pembiayaan dan kredit usaha berbunga rendah, khususnya pada nelayan.

Fasilitas tersebut diharapkan terus dimanfaatkan oleh nelayan, khususnya nelayan di Muncar Banyuwangi yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra nelayan di Jawa Timur.

"Kalo Muncar ingin kita kembalikan pada kejayaannya sebagai salah satu sentra perikanan nasional, maka akses terhadap modal, pembiayaan, pemasaran dan kemitraan harus tersedia," pungkas Erick.

Seorang wakil kelompok nelayan Muncar Sudirman menerangkan kebanyakan nelayan di wilayah tersebut merupakan kelas bawah. Ia juga mengharapkan agar harga BBM tidak mengalami kenaikan.

“Kelas nelayan Muncar ini menengah ke bawah. Kapal kita rata-rata 5-10 gross ton (GT). Ada beberapa yang 30 GT, tapi mayoritas menengah ke bawah,” ujar Sudirman.(OL-5)

BERITA TERKAIT